Jelang Lebaran 2026, Transaksi Gadai Warga Jabar Naik 10 Persen

Transaksi gadai jelang Lebaran 2026 di Jawa Barat meningkat 10 persen. Emas jadi jaminan utama, sementara kredit mikro tumbuh seiring kebutuhan modal usaha masyarakat selama Ramadan.

Mar 19, 2026 17:27 · 7 bulan lalu
Jelang Lebaran 2026, Transaksi Gadai Warga Jabar Naik 10 Persen
Jelang Lebaran 2026, Transaksi Gadai Warga Jabar Naik 10 Persen

INFOBAIK I BANDUNG,- Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, aktivitas transaksi gadai di Jawa Barat menunjukkan tren peningkatan signifikan. Kebutuhan masyarakat yang melonjak selama bulan Ramadan menjadi faktor utama pendorong naiknya penggunaan layanan gadai, khususnya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi hingga tambahan modal usaha.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat, Eko Supriyanto, mengungkapkan bahwa transaksi gadai mengalami kenaikan sekitar 10 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Tidak hanya itu, sektor kredit mikro juga turut tumbuh sebesar 5 persen pada periode yang sama.

“Banyak masyarakat yang memanfaatkan pegadaian ini untuk berbagai kebutuhan momen Lebaran,” ujar Eko, Rabu (18/3/2026).

Ia menjelaskan, peningkatan transaksi sudah terlihat sejak awal Ramadan. Pada periode tersebut, masyarakat cenderung membutuhkan tambahan dana, baik untuk keperluan konsumtif maupun untuk mengembangkan usaha kecil yang biasanya meningkat saat bulan puasa.

“Di awal Ramadan memang terjadi peningkatan cukup tinggi, karena masyarakat butuh modal usaha,” tambahnya.

Menariknya, emas masih menjadi primadona dalam transaksi gadai. Sekitar 95 persen barang jaminan yang masuk ke Pegadaian didominasi oleh emas. Hal ini dinilai wajar karena emas dianggap praktis, mudah disimpan, serta memiliki nilai yang cenderung stabil bahkan meningkat dari waktu ke waktu.

Jika dibandingkan dengan momen lain seperti tahun ajaran baru, volume transaksi gadai sebenarnya tidak jauh berbeda. Namun, khusus menjelang Lebaran, terjadi dua jenis aktivitas sekaligus, yakni peningkatan barang masuk (gadai) dan penebusan barang.

“Di Lebaran ini unik, karena ada yang menggadaikan barang dan ada juga yang menebus untuk dipakai kembali setelah Lebaran. Jadi transaksinya memang lebih ramai,” jelas Eko.

Dari sisi kinerja, Pegadaian Kanwil X Jawa Barat juga mencatat capaian yang positif. Hingga menjelang Lebaran 2026, target transaksi semester I bahkan telah terlampaui.

“Target kami sebenarnya dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Namun hingga bulan ini, capaian sudah mencapai sekitar 120 persen atau menembus Rp1 triliun sebelum Lebaran. Harapannya tren ini akan terus meningkat,” pungkasnya.

Lonjakan transaksi gadai ini menjadi indikator kuat bahwa Pegadaian masih menjadi solusi keuangan cepat bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi momen-momen penting seperti Ramadan dan Lebaran. Dukungan akses yang mudah serta kepercayaan terhadap nilai aset seperti emas menjadi kunci utama pertumbuhan ini.