Pegadaian: Investasi Emas Naik 30%, Gen Z Jadi Motor Utama

Tren investasi emas di kalangan Gen Z melonjak hingga 30 persen pada 2026. Kenaikan harga emas dan kemudahan transaksi lewat aplikasi digital mendorong generasi muda mulai beralih dari saham ke emas.

Mar 18, 2026 17:00 · 7 bulan lalu
Pegadaian: Investasi Emas Naik 30%, Gen Z Jadi Motor Utama
Pegadaian: Investasi Emas Naik 30%, Gen Z Jadi Motor Utama

INFOBAIK I BANDUNG,- Tren investasi emas di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z, menunjukkan kinerja signifikan sepanjang tahun 2026. 

Fenomena ini tidak hanya dipicu oleh kenaikan harga emas global, tetapi juga kemudahan akses melalui platform digital yang semakin akrab dengan gaya hidup generasi masa kini.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat, Eko Supriyanto, mengungkapkan bahwa produk emas paket mengalami peningkatan yang cukup tajam dibandingkan tahun sebelumnya. “Kenaikannya sekitar 30 persen dibandingkan akhir tahun 2025,” ujarnya pada Selasa (17/3/2026).

Menurut Eko, ada dua faktor utama yang mendorong penggerakan ini. Dari sisi eksternal, harga emas yang terus naik membuat instrumen ini kembali diputar sebagai aset lindung nilai yang aman. Sementara dari sisi internal, inovasi digital menjadi pendorong kuat peningkatan minat masyarakat, khususnya Gen Z.

Salah satu terobosan yang berpengaruh adalah peluncuran aplikasi “Tring” oleh Pegadaian akhir tahun lalu. Aplikasi ini memungkinkan masyarakat untuk bertransaksi emas secara praktis, cepat, dan terjangkau langsung dari rumah.

“Ketika harga emas tinggi dan ada aplikasi yang memudahkan, masyarakat jadi lebih kenal dengan investasi emas. Ini yang akhirnya saling bersambung,” jelas Eko.

Menariknya, Gen Z yang sebelumnya lebih akrab dengan investasi saham kini mulai melirik emas sebagai alternatif yang lebih stabil. Kemudahan transaksi melalui aplikasi Tring menjadi daya tarik utama, terutama karena investasi bisa dimulai dari nominal yang sangat terjangkau.

“Lewat aplikasi ini, masyarakat bisa mulai investasi emas hanya dengan Rp10 ribu. Jadi sangat menjangkau semua kalangan, termasuk Gen Z,” tambahnya.

Perubahan perilaku ini menunjukkan adanya pergeseran pola investasi di kalangan generasi muda. Jika sebelumnya identik dengan instrumen berisiko tinggi seperti saham dan kripto, kini Gen Z mulai mencari keseimbangan dengan aset yang lebih aman dan berkelanjutan.

Dengan tren yang terus meningkat, investasi emas diprediksi akan semakin populer di kalangan generasi muda, terlebih dengan dukungan teknologi digital yang membuat aksesnya semakin mudah, cepat, dan inklusif.