KDM Beri Kompensasi Rp50.000 untuk Pencari Koin di Pantura Demi Kelancaran Mudik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan kompensasi Rp50.000 per hari kepada pencari koin di Jembatan Sewo, perbatasan Indramayu-Subang, selama Idulfitri 2026 guna menjaga kelancaran arus mudik dan keselamatan pengguna jalan.

Mar 18, 2026 17:29 · 7 bulan lalu
KDM Beri Kompensasi Rp50.000 untuk Pencari Koin di Pantura Demi Kelancaran Mudik
KDM Beri Kompensasi Rp50.000 untuk Pencari Koin di Pantura Demi Kelancaran Mudik

INFOBAIK I BANDUNG, - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan bantuan Rp50.000 per hari kepada setiap pencari koin di sekitar Jembatan Sewo, perbatasan Indramayu-Subang. Kompensasi diberikan agar mereka tidak melakukan kebiasaanya mengumpulkan koin selama Idulfitri. 

Menurut KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, kebijakan tersebut diambil agar arus mudik maupun balik Idulfitri tidak tersendat oleh aktivitas para pencari koin. Selain itu, untuk menjaga keselamatan para pengendara di jalur tersebut. 

Sore ini saya kasih uang lebaran, tidak boleh cari koin di jalur Indramayu-Subang, kata KDM, Rabu (18/3/2026).

KDM meminta para pencari koin untuk berkoordinasi dengan desa agar bisa mendapat uang tebusan. Pihak RT dan RW akan terlebih dahulu mengirimkan data kepada penyapu koin yang berhak menerima kompensasi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jabar Ade Afriandi mengatakan, para pencari koin akan mendapat kompensasi selama 12 hari, yakni enam hari sebelum dan enam hari setelah Idulfitri.

“Selama tidak berakivitas, ada kompensasi dari Pemprov sebesar Rp50.000 per orang per hari, dikali 12 hari,” ujarnya.

Berdasarkan pendataan DPMD Jabar pada Selasa (17/3/2026), terdapat 104 pencari koin di Desa Sukra, Kecamatan Sukra, Indramayu. Semetara di Desa Karanganyar, Kecamatan Pusaka Jaya, Subang ada 55 orang.

Namun, muncul para pencari koin musiman yang berasal dari dua desa tersebut serta datang dari desa lain. Oleh karena itu, akan dilakukan pendataan kembali.

Para pencari koin musiman kerap bermunculan meskipun telah ditentukan oleh aparat keamanan. Faktor ekonomi mendorong mereka mencari uang di jalan. Selain itu, tradisi yang sudah berlangsung sejak lama menjadi alasan mereka turun ke jalan.