Komitmen Hijau ACC! 5.000 Mangrove Ditanam di Kalimantan Barat demi Selamatkan Pesisir

Astra Credit Companies (ACC) tanam 5.000 bibit mangrove di Kubu Raya, Kalimantan Barat sebagai komitmen pelestarian lingkungan dan pengurangan dampak perubahan iklim. Program CSR ACC juga memperkuat pemberdayaan UMKM lokal demi mendukung ekonomi masyarakat pesisir yang berkelanjutan.

May 16, 2026 10:00 · 5 bulan lalu
Komitmen Hijau ACC! 5.000 Mangrove Ditanam di Kalimantan Barat demi Selamatkan Pesisir
Komitmen Hijau ACC! 5.000 Mangrove Ditanam di Kalimantan Barat demi Selamatkan Pesisir

INFOBAIK I BANDUNG, - Komitmen menjaga lingkungan terus diperkuat Astra Credit Companies (ACC) melalui aksi nyata penanaman 5.000 bibit mangrove di kawasan Taman Pelangi Kapuas, Desa Sungai Kupah, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Program ini menjadi bagian dari upaya rehabilitasi kawasan pesisir sekaligus mendukung pengurangan dampak perubahan iklim.

Kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) tersebut melibatkan jajaran manajemen ACC bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat. 

Penanaman mangrove dilakukan sebagai langkah strategis untuk menjaga ekosistem pesisir yang rentan terhadap abrasi dan kerusakan lingkungan.

Chief Operating Officer ACC, Devy Santoso Jayadi menegaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan terhadap keinginan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

“Penanaman mangrove ini merupakan bagian dari implementasi program CSR ACC pada pilar lingkungan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi lingkungan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat sekitar,” ujar Devy, Jumat (15/5/2026).

Kegiatan penanaman mangrove tersebut juga turut dihadiri Chief Human Capital Officer ACC Fredericus Radix Wikanto, EVP Corporate Communication & ESR Riadi Prasodjo, Area Manager ACC Kalimantan Willy Winardi, Area Manager Sulawesi Kalimantan Lince Tandililing, serta Branch Manager ACC Pontianak Benny Luck.

Selain itu, hadir pula Kepala Bidang Rehabilitasi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kalimantan Barat Setiyo Haryani dan Kepala Desa Sungai Kupah Ismail.

Tak hanya fokus pada lingkungan, ACC juga menggulirkan program pemberdayaan UMKM di Pontianak. Dukungan diberikan melalui bantuan sarana produksi dan modal usaha untuk membantu pelaku usaha lokal meningkatkan daya saing bisnis mereka.

Program tersebut dinilai penting karena mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal yang berkelanjutan. Dengan kombinasi pelestarian lingkungan dan penguatan UMKM, ACC ingin menghadirkan manfaat nyata yang dirasakan langsung masyarakat.

Penanaman mangrove sendiri memiliki manfaat besar bagi kawasan pesisir, mulai dari menahan abrasi, menjaga habitat biota laut, hingga membantu menyerap emisi karbon. Oleh karena itu, aksi penghijauan seperti ini dinilai menjadi salah satu solusi penting dalam mengatasi ancaman perubahan iklim yang semakin nyata.

Melalui langkah-langkah tersebut, ACC menunjukkan bahwa dunia usaha tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan untuk menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.