Kurangi 4 Juta Ton Emisi Karbon per Tahun, PLTA Upper Cisokan Jadi Game Changer Energi Nasional
PT PLN (Persero) menegaskan perannya dalam mendukung agenda transisi energi nasional melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan Pumped Storage (UCPS) di Kabupaten Bandung Barat dan Cianjur, Jawa Barat.
INFOBAIK I BANDUNG, - PT PLN (Persero) menegaskan perannya dalam mendukung agenda transisi energi nasional melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan Pumped Storage (UCPS) di Kabupaten Bandung Barat dan Cianjur, Jawa Barat.
Proyek dengan kapasitas 1.040 Mega Watt (MW) ini tidak hanya menjadi PLTA pumped storage pertama di Indonesia, tetapi juga salah satu yang terbesar di Asia Tenggara.
Executive Vice President Transisi Energi dan Keberlanjutan PLN, Kamia Handayani, menjelaskan bahwa PLTA UCPS akan memberi kontribusi besar dalam pengurangan ketergantungan energi fosil.
“Dengan kapasitas sebesar 1.040 MW, PLTA ini diperkirakan mampu menyuplai listrik bersih untuk sekitar 2,5 juta rumah tangga. Selain itu, proyek ini dapat menekan emisi karbon hingga 4 juta ton CO₂ per tahun, mendukung target net zero emission 2060,” ungkap Kamia, Rabu (24/9/2025)
Lebih dari sekadar penyedia energi, PLTA UCPS juga dirancang untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional. Dengan teknologi pumped storage, pembangkit ini akan berfungsi sebagai energy storage raksasa yang mampu menjaga stabilitas jaringan, terutama saat beban puncak listrik di Jawa-Bali.
General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah, Widya Anggoro Putra, menambahkan bahwa PLN telah menjalankan program biodiversity management plan (BMP) dan berbagai inisiatif sosial demi memastikan pembangunan proyek sejalan dengan aspek keberlanjutan.
"Kami ingin memastikan bahwa energi bersih hadir tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan maupun kesejahteraan masyarakat sekitar,” jelasnya.
Selain aspek teknis, PLN juga mengedepankan tanggung jawab sosial melalui program TJSL PLN Peduli, peningkatan infrastruktur publik, serta pemberdayaan masyarakat. Mekanisme penanganan keluhan (GRM) hingga program pencegahan kekerasan berbasis gender (GBV) pun dijalankan untuk menjaga dampak sosial proyek tetap positif.
Manager PLN UPP JBT 1, Nugroho Budi Sulaksono, memastikan seluruh tahapan proyek, mulai dari pembangunan bendungan, terowongan, hingga fasilitas pendukung, berjalan sesuai rencana. Dengan kapasitas besar, manfaat lingkungan, serta kontribusi langsung pada pasokan listrik nasional, PLTA Upper Cisokan diharapkan menjadi tonggak penting bagi Indonesia menuju masa depan energi hijau, mandiri, dan berkelanjutan
“PLTA UCPS bukan hanya proyek PLN, melainkan proyek strategis nasional yang akan membawa manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia. Dukungan pemerintah, masyarakat, hingga aparat penegak hukum sangat penting agar proyek ini rampung tepat waktu,”pungkasnya
