Lebaran Hari Ketiga: Commuter Line Dipadati Pengguna Musiman Tujuan Wisata dan Silaturahmi
INFOBAIK I BANDUNG, – Suasana Lebaran hari ketiga masih terasa hangat dengan meningkatnya mobilitas masyarakat. KAI Commuter mencatat lonjakan pengguna Commuter Line yang didominasi oleh pengguna musiman yang bepergian untuk bersilaturahmi atau mengunjungi tempat wisata. Hingga 1 April 2025, total pengguna yang dilayani mencapai 793.363 orang.
"Untuk hari ini (2/4) hingga pukul 15.00 WIB, data pengguna yang tercatat sudah mencapai 132.414 orang dengan jumlah perjalanan sebanyak 58 kali per hari," ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, Rabu (3/4/2025).
Dalam periode angkutan Lebaran (21/3-1/4), jumlah pengguna pada masing-masing rute Commuter Line adalah sebagai berikut:
Commuter Line Bandung Raya: 241.433 orang
Commuter Line Garut: 212.746 orang
Commuter Line Walahar: 189.717 orang
Commuter Line Jatiluhur: 149.467 orang
Sementara itu, stasiun dengan volume pengguna tertinggi hingga pukul 15.00 WIB antara lain:
Stasiun Bandung – 98.766 pengguna
Stasiun Cicalengka – 69.592 pengguna
Stasiun Cikarang – 15.237 pengguna
Beberapa stasiun yang berdekatan dengan destinasi wisata menjadi pilihan utama pengguna. Misalnya:
Stasiun Bandung dekat Jalan Braga
Stasiun Padalarang dekat Situ Ciburuy
Stasiun Cimekar dekat Masjid Al-Jabbar Bandung
Stasiun Garut dekat Pemandian Cipanas
“Para pengguna dapat memanfaatkan Commuter Line Wilayah 2 Bandung untuk menuju destinasi wisata tersebut dengan harga tiket yang ekonomis,” kata Joni.
Untuk mempermudah perjalanan, pengguna dapat memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI mulai H-7 sebelum keberangkatan atau langsung membeli di loket stasiun Commuter Line Wilayah 2 Bandung bagi pengguna prioritas.
KAI Commuter juga mengimbau pengguna agar lebih berhati-hati dalam menjaga barang bawaan, memastikan barang tetap terpantau, serta tidak terburu-buru saat naik dan turun dari kereta. "Pastikan untuk selalu mendahulukan pengguna yang akan turun, serta awasi anak-anak saat berada di dalam kereta maupun di stasiun," pungkas Joni.
