Lebaran Tak Serempak! Ini Daftar Negara yang Rayakan Idulfitri 19–21 Maret 2026
Perayaan Idulfitri 2026 berbeda di berbagai negara, mulai 19 hingga 21 Maret. Simak daftar lengkap negara yang sudah menetapkan Lebaran berdasarkan hasil rukyat dan hisab.
INFOBAIK I BANDUNG,- Perayaan Idulfitri tahun ini kembali menghadirkan perbedaan waktu di berbagai belahan dunia. Alih-alih serentak, sejumlah negara justru menetapkan hari raya kemenangan umat Islam itu pada tanggal yang berbeda, mulai dari 19 hingga 21 Maret 2026.
Fenomena ini dipengaruhi oleh metode penentuan awal bulan Syawal yang beragam, yakni melalui rukyatul hilal (pengamatan bulan) maupun hisab (perhitungan astronomi). Perbedaan tersebut menjadi hal yang lazim terjadi setiap tahun di berbagai negara.
Sejumlah negara di Timur Tengah seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, dan Bahrain menetapkan Idulfitri jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Keputusan ini diambil setelah hilal tidak terlihat pada akhir Ramadan, sehingga bulan puasa disempurnakan menjadi 30 hari.
Hal serupa juga dilakukan oleh Turki yang menggunakan perhitungan astronomi untuk menentukan awal Syawal, serta Australia yang mengombinasikan metode hisab dan rukyat.
Di sisi lain, beberapa negara justru merayakan Idulfitri lebih awal pada Kamis, 19 Maret 2026. Negara-negara tersebut antara lain Afghanistan, Niger, dan Mali, setelah mengonfirmasi terlihatnya hilal Syawal.
Sementara itu, Malaysia, Brunei, hingga India, Pakistan dan Singapura menetapkan Idulfitri pada Sabtu, 21 Maret 2026. Otoritas setempat menyatakan posisi bulan tidak memungkinkan untuk terlihat lebih awal di wilayah mereka.
Adapun sejumlah negara lain, termasuk Indonesia, , masih menunggu hasil sidang penetapan resmi berdasarkan pemantauan hilal.
Perbedaan ini menegaskan bahwa penentuan hari besar keagamaan dalam Islam sangat dipengaruhi oleh kondisi geografis dan metode yang digunakan. Meski demikian, perbedaan waktu perayaan Idulfitri tidak mengurangi makna kebersamaan dan kemenangan setelah menjalani ibadah Ramadan.
