Ledakan Investor Baru! Generasi Z Dorong Pasar Modal Indonesia Tembus 19 Juta SID

Generasi muda serbu pasar modal! Jumlah investor BEI hampir tembus 19 juta SID. Generasi Z kini jadi motor penggerak investasi Indonesia.

Oct 17, 2025 16:17 · 12 bulan lalu
Ledakan Investor Baru! Generasi Z Dorong Pasar Modal Indonesia Tembus 19 Juta SID
Ledakan Investor Baru! Generasi Z Dorong Pasar Modal Indonesia Tembus 19 Juta SID

INFOBAIK I JAKARTA — Dunia investasi Indonesia tengah mengalami ledakan besar. Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan bahwa jumlah investor pasar modal nasional kini hampir menembus 19 juta Single Investor Identification (SID). Dari jumlah tersebut, lebih dari 8 juta merupakan investor saham aktif, angka yang menegaskan semakin luasnya partisipasi dalam masyarakat dunia investasi.

Direktur Utama BEI Iman Rachman menyebut bahwa sebagian besar investor ini sebagian besar didorong oleh generasi muda, terutama Generasi Z, yang kini mendominasi ekosistem pasar modal.

 “Pertumbuhan investor datang dari golongan generasi di bawah 30 tahun. Ini menunjukkan bahwa anak muda Indonesia mulai aktif dan percaya diri menapaki dunia investasi,” ujar Iman dalam pembukaan Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2025 di Jakarta, Jumat (17/10/2025).

Fenomena ini menjadi sinyal positif bahwa literasi keuangan di kalangan muda semakin meningkat. Jika dulu pasar modal dianggap eksklusif bagi kalangan tertentu, kini paradigma itu bergeser: pasar modal menjadi ruang inklusif bagi siapa pun yang ingin membangun masa depan finansialnya.

Pertumbuhan investor juga berjalan seiring dengan bertambahnya jumlah perusahaan yang melantai di BEI. Hingga Oktober 2025, tercatat 950 emiten, menandai bertambahnya alternatif investasi bagi masyarakat.

“Satu pasar modal Indonesia mampu membuka berbagai peluang — mulai dari peluang investasi bagi masyarakat, pendanaan bagi perusahaan, hingga pertumbuhan ekonomi bagi bangsa,” jelas Iman 

Kehadiran banyak emiten baru menandakan kepercayaan tinggi dunia usaha terhadap pasar modal Indonesia. Hal ini juga menjadi bukti bahwa pasar modal bukan sekadar tempat jual beli saham, melainkan ekosistem penting dalam mendorong perekonomian nasional.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan tersebut, BEI terus menggencarkan kampanye literasi keuangan melalui gerakan nasional “Aku Investor Saham”. Kampanye ini menjadi payung besar bagi seluruh kegiatan edukasi pasar modal yang dilakukan BEI bersama berbagai mitra.

 “Kami menjalankan edukasi ini baik secara berani maupun memikat, menggandeng pemerintah, komunitas, dan institusi pendidikan di seluruh Indonesia,” kata Iman.

Melalui pendekatan yang lebih ringan, interaktif, dan sesuai dengan gaya hidup digital generasi muda, BEI ingin membentuk budaya investasi jangka panjang yang sehat. 

Pertumbuhan investor muda bukan hanya fenomena statistik, tetapi juga tanda perubahan pola pikir ekonomi masyarakat. Generasi Z kini melihat investasi bukan lagi sebagai aktivitas spekulatif, melainkan cara untuk berpartisipasi dalam pertumbuhan perusahaan dan ekonomi nasional.

Banyak dari mereka yang memanfaatkan teknologi digital dan aplikasi investasi online yang semakin mudah diakses. Dengan modal kecil, mereka bisa mulai berinvestasi dan belajar mengelola keuangan secara mandiri.

Iman optimistis tren positif ini akan terus berlanjut. Peningkatan jumlah investor dan emiten mencerminkan ekosistem pasar modal yang semakin inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.

“Pasar modal Indonesia bukan hanya tempat transaksi, tetapi juga ruang kolaborasi antara investor dan perusahaan untuk tumbuh bersama. Dengan dukungan literasi yang kuat, kita bisa menjadikan pasar modal sebagai pilar utama ekonomi nasional,”pungkasnya