Menuju Jabar Terang 2026, Dedi Mulyadi Targetkan Rasio Elektrifikasi 100 Persen Pakai Energi Surya

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi targetkan rasio elektrifikasi 100 persen dan hapus blank spot dengan energi surya demi pemerataan pembangunan.

Oct 21, 2025 18:03 · 12 bulan lalu
Menuju Jabar Terang 2026, Dedi Mulyadi Targetkan Rasio Elektrifikasi 100 Persen Pakai Energi Surya
Menuju Jabar Terang 2026, Dedi Mulyadi Targetkan Rasio Elektrifikasi 100 Persen Pakai Energi Surya

INFOBAIK I BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya untuk menghadirkan akses listrik merata bagi seluruh warga Jabar pada 2026. Program tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Jabar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, meningkatkan kualitas hidup, sekaligus mengejar rasio elektrifikasi hingga 100 persen.

Berdasarkan data Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Barat, masih terdapat sekitar 450 ribu rumah yang belum tersambung listrik, terutama di wilayah pelosok dan kawasan hutan.

Untuk mengejar target tersebut, Dedi Mulyadi—yang akrab disapa KDM—menyatakan akan memaksimalkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di daerah-daerah yang sulit diakses jaringan listrik konvensional.

> “Yang tidak memiliki listrik itu rumah-rumah di daerah terpencil dan tengah hutan. Kita sudah rencanakan dengan listrik tenaga surya,” ujar KDM, Selasa (22/10/2025).

Langkah ini diambil bukan hanya untuk mempercepat pemerataan listrik, tetapi juga agar pembangunan tidak merusak ekosistem alam. Menurut KDM, energi bersih adalah masa depan Jawa Barat.

Selain menghadirkan listrik merata, KDM juga menargetkan penghapusan blank spot dan keterhubungan jaringan komunikasi di seluruh desa pada 2026. Saat ini pemprov sedang melakukan inventarisasi lokasi-lokasi yang tidak memiliki akses internet maupun sinyal telekomunikasi.

 “Saya targetkan juga tahun depan semua wilayah terkoneksi internet. Belanja pembangunan harus betul-betul dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Pemprov Jabar optimistis bahwa pemerataan akses listrik dan internet akan mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal, membuka lapangan kerja baru, dan meningkatkan daya saing desa-desa terpencil di tengah transformasi digital.