Motor Listrik Makin Hemat, Indomobil Catat Penjualan Naik 7 Kali Lipat

Tren motor listrik di Indonesia terus meningkat. Indomobil eMotor mencatat penjualan naik tujuh kali lipat dengan target lebih dari 30 ribu unit pada 2026. Selain hemat biaya, motor listrik kini hadir dengan teknologi canggih dan semakin diminati masyarakat urban.

May 23, 2026 19:59 · 4 bulan lalu
Motor Listrik Makin Hemat, Indomobil Catat Penjualan Naik 7 Kali Lipat
Motor Listrik Makin Hemat, Indomobil Catat Penjualan Naik 7 Kali Lipat

INFOBAIK I BANDUNG, - Tren penggunaan motor listrik di Indonesia terus menunjukkan peningkatan signifikan. Selain dinilai lebih ramah lingkungan, kendaraan listrik kini semakin diminati karena biaya operasionalnya jauh lebih hemat dibandingkan motor berbahan bakar konvensional.

Momentum tersebut turut dirasakan PT Indomobil Emotor Internasional (IEI) yang mencatat pertumbuhan penjualan motor listrik hingga tujuh kali lipat secara nasional dibandingkan tahun lalu. Bahkan di Jawa Barat saja, penjualan motor listrik Indomobil eMotor telah mencapai sekitar 3.000 unit.

Model Firano menjadi produk terlaris dengan kontribusi hampir 70 persen pada tahap awal penjualan. Namun setelah pengiriman produk terbaru mulai dilakukan, komposisi pasar mulai berubah.

“Kalau sekarang Firano sekitar 40 persen, QT sekitar 40 persen dan sisanya model lain,” ujar CEO PT Indomobil Emotor Internasional, Pius Wirawan perwakilan Indomobil eMotor saat kegiatan “IM Owners Talk Real Experience” di Bandung, Sabtu (23/5/2026).

Indomobil pun optimistis pasar kendaraan listrik nasional akan terus tumbuh. Tahun ini, perusahaan menargetkan penjualan lebih dari 30.000 unit motor listrik di seluruh Indonesia.

Optimisme tersebut didukung oleh semakin luasnya jaringan penjualan. Saat ini, Indomobil eMotor telah memiliki 153 showroom yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

“Harusnya tahun ini sudah ada di seluruh Nusantara,” ujarnya.

Ekspansi jaringan bahkan mulai menyasar wilayah Papua setelah perusahaan bertemu sejumlah calon mitra di Jayapura dan Merauke.

Selain jaringan yang terus berkembang, daya tarik motor listrik juga datang dari sisi efisiensi biaya penggunaan. Salah satu model unggulan, Adora, hanya membutuhkan biaya sekitar Rp3.500 untuk sekali pengisian penuh dengan jarak tempuh hingga 110 kilometer.

Angka tersebut dinilai jauh lebih hemat dibandingkan pengeluaran bahan bakar motor konvensional untuk jarak serupa.

Tak hanya hemat, motor listrik terbaru Indomobil juga dibekali teknologi modern. Seri QT misalnya, hadir dengan fitur NFC Key untuk mempermudah pengendara, Traction Control System, Reverse Mode, hingga perlindungan IP67 yang tahan air dan debu.

“Memang meskipun QT affordable, tapi tetap teknologi canggih dan stylish,” katanya.

Produk QT dan QT Pro sendiri baru diluncurkan pada Februari 2026 dan kini mulai didistribusikan kepada konsumen.

“Kemarin QT masih tahap peluncuran, tapi minggu ini sudah mulai delivery,” ujarnya.

Selain QT, Indomobil juga menghadirkan lini produk lain seperti Adora, Firano hingga Sprinto yang menyasar berbagai kebutuhan pengguna, mulai dari mobilitas harian perkotaan hingga pengendara bergaya sporty dan petualang.

Pius mengatakan pihaknya percaya masyarakat Indonesia kini semakin siap beralih ke kendaraan listrik.

“Melalui pengalaman langsung dari pengguna, kami ingin memperlihatkan bahwa motor listrik bukan lagi sekadar alternatif, tetapi sudah menjadi solusi mobilitas yang praktis, nyaman, efisien, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern,” katanya.

Sementara itu, Marketing Head PT Indomobil Emotor Internasional, Carla Karina, menyebut minat terhadap motor listrik kini tidak hanya tinggi di Jakarta dan Bandung, tetapi mulai meluas ke Yogyakarta hingga Surabaya.

Menurutnya, perkembangan komunitas pengguna motor listrik juga menjadi faktor penting dalam mempercepat edukasi masyarakat mengenai kendaraan listrik di Indonesia.

Carla menjelaskan bahwa acara ini juga menjadi strategi untuk memperlihatkan bagaimana kendaraan listrik kini telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban yang modern dan efisien. 

“Kami ingin menunjukkan bahwa motor listrik saat ini bukan lagi sekadar alternatif, tetapi sudah menjadi solusi mobilitas yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui sharing experience dari para pengguna langsung, kami ingin memperlihatkan bahwa menggunakan motor listrik Indomobil eMotor itu praktis, nyaman, efisien, dan didukung oleh komunitas yang solid,” pungkasnya