Nafa Urbach Janjikan Gaji DPR untuk Guru dan Warga Dapil hingga 2029, Usai Dikritik Soal Tunjangan
Usai dihujani kritik terkait pernyataannya soal fasilitas dan tunjangan DPR, politikus sekaligus artis Nafa Urbach memilih langkah berbeda untuk meredam polemik.
INFOBAIK I JAKARTA, - Usai dihujani kritik terkait pernyataannya soal fasilitas dan tunjangan DPR, politikus sekaligus artis Nafa Urbach memilih langkah berbeda untuk meredam polemik. Lewat unggahan Instagram Story.
Ia menyatakan komitmennya untuk mengalokasikan gaji dan tunjangan hingga 2029 bagi masyarakat di dapilnya, dengan prioritas utama para guru. “Saya percaya langkah kecil ini adalah wujud nyata bahwa kepentingan rakyat harus di atas segalanya,” tulis Nafa.
"Sebagai bentuk komitmen saya kepada rakyat, saya memilih untuk mengalokasikan gaji dan tunjangan saya kepada masyarakat di dapil saya, khususnya para guru yang telah berjuang mendidik generasi penerus bangsa," janji Nafa Urbach yang dia tulis dalam Instagram Story pribadi @nafaurbach.
“Saya percaya langkah kecil ini adalah wujud nyata bahwa kepentingan rakyat harus di atas segalanya,” sambungnya.
Ia kemudian mengumbar janji bahwa gaji dan tunjangan yang didapat akan diberikan kepada masyarakat di dapilnya.
"Seluruh gaji dan tunjangan akan saya serahkan kembali untuk masyarakat di daerah pemilihan saya hingga tahun 2029," tulisnya.
Nafa memprioritaskan guru karena dia menilai guru adalah pahlawan pendidikan yang memiliki jasa besar. Namun, dia juga membuka ruang untuk masyarakat memberikan masukan atas niatnya.
“Saya juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan: apakah hanya guru, atau kah ada kelompok lain yang juga perlu kita bantu bersama. Semua proses ini dilakukan secara terbuka dan transparan,” janji Nafa.
Nafa lalu sibuk membalas komentar-komentar yang mengkritik dan menilai kinerjanya.
"Saya paham banyak masyarakat yang berharap gaji dan izin DPR diturunkan, tapi karena itu keputusan bersama di DPR, saya memilih cara yang bisa langsung saya lakukan sendiri terlebih dahulu dengan mengembalikan seluruh gaji dan tunjangan saya ke masyarakat di dapil sampai 2029," klaimnya.
