OJK dan FKIJK Jawa Barat Perkuat Sinergi, Dorong Industri Keuangan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Jawa Barat terus mempererat sinergi dan kolaborasi guna meningkatkan kontribusi sektor keuangan terhadap perekonomian daerah.

Apr 30, 2025 09:47 · 1 tahun lalu
OJK dan FKIJK Jawa Barat Perkuat Sinergi, Dorong Industri Keuangan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
OJK dan FKIJK Jawa Barat Perkuat Sinergi, Dorong Industri Keuangan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

INFOBAIK I BANDUNG,- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Jawa Barat terus mempererat sinergi dan kolaborasi guna meningkatkan kontribusi sektor keuangan terhadap perekonomian daerah.

Langkah tersebut tercermin dari kinerja positif industri jasa keuangan (IJK) Jawa Barat sepanjang tahun 2024. Total aset, penyaluran kredit, dan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) perbankan tercatat tumbuh masing-masing sebesar 6,51 persen (yoy), 7,58 persen (yoy), dan 4,28 persen (yoy). Tingkat risiko juga terjaga dengan rasio kredit bermasalah (NPL) sebesar 3,08 persen yang masih tergolong moderat.

Kepala OJK Provinsi Jawa Barat, Darwisman, menyampaikan capaian tersebut dalam kegiatan bertajuk “Evaluasi dan Tantangan Kinerja Lembaga Jasa Keuangan Tahun 2025” di Kota Bandung, Jumat (25/4). Kegiatan ini dihadiri seluruh direktur dan pimpinan IJK yang tergabung dalam FKIJK.

"Melalui FKIJK, pelaku usaha jasa keuangan dapat berdiskusi dan berkoordinasi dalam memperluas akses dan kualitas layanan keuangan bagi masyarakat," ujar Darwisman.

Ia menambahkan, tren positif diperkirakan akan berlanjut pada tahun 2025. Penyaluran kredit diproyeksikan tumbuh antara 9–11 persen, penghimpunan DPK 6–8 persen, dan dana yang dihimpun di pasar modal ditargetkan mencapai Rp220 triliun. Sementara itu, pertumbuhan piutang perusahaan pembiayaan, aset asuransi, dan dana pensiun diprediksi tumbuh masing-masing minimal 8 persen, 6 persen, dan 9 persen.

Darwisman menekankan pentingnya peran sektor keuangan dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah. IJK diharapkan dapat menyalurkan pembiayaan ke sektor-sektor strategis seperti industri, pertanian, dan perdagangan, serta mendukung program prioritas pemerintah seperti Program Makan Bergizi Gratis dan Program 2 Juta Rumah.

“OJK Jawa Barat akan terus memperkuat koordinasi kebijakan dengan Kantor Pusat OJK dalam mendukung stabilitas sistem keuangan, pendalaman pasar, dan iklim investasi yang sehat,” tegasnya.

Dengan fondasi yang kuat dan sinergi yang erat, sektor jasa keuangan Jawa Barat diharapkan dapat menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di tingkat regional maupun nasional.