OJK Targetkan Kenaikan Inklusi Keuangan Syariah Lewat Festival Ekonomi Syariah di Bandung

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah nasional. Bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pelaku usaha jasa keuangan syariah, OJK menggelar Festival Ekonomi Syariah

Aug 2, 2025 18:56 · 1 tahun lalu
OJK Targetkan Kenaikan Inklusi Keuangan Syariah Lewat Festival Ekonomi Syariah di Bandung
OJK Targetkan Kenaikan Inklusi Keuangan Syariah Lewat Festival Ekonomi Syariah di Bandung

INFOBAIK I BANDUNG, - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah nasional. Bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pelaku usaha jasa keuangan syariah, OJK menggelar Festival Ekonomi Syariah (SYAFIF Goes to Bandung) di Main Atrium Trans Studio Mall, Kota Bandung, Sabtu (2/8/2025).

Acara ini menjadi bagian dari gerakan masif untuk mendorong inklusi keuangan syariah di Jawa Barat, provinsi dengan populasi terbesar di Indonesia mencapai 53 juta jiwa. Potensi besar ini membuat Jabar dinilai strategis dalam misi Indonesia menjadi pusat ekonomi syariah dunia pada 2045.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menaikkan angka inklusi keuangan syariah yang saat ini masih tertinggal dibanding tingkat literasinya.

“Jangan hanya berhenti pada literasi dan intuisi. Inklusinya juga harus naik. Inilah PR kita bersama. Apalagi potensi Jabar luar biasa besar. Kami mengajak media, pelaku industri, dan masyarakat untuk bersama-sama menyosialisasikan keuangan syariah,” ujar Friderica.

Perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyambut antusias pelaksanaan festival ini, yang menjadi penyelenggaraan ketiga kalinya di Kota Bandung. Hal ini membuktikan posisi Jabar sebagai pionir dalam pengembangan ekonomi syariah.

 “Jawa Barat dipercaya kembali sebagai tuan rumah Festival Ekonomi Syariah. Ini bukti bahwa provinsi kami punya peran penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 di sektor ekonomi syariah,” ujar Kepala Biro Perekonomian Provinsi Jawa Barat, Budi Kurnia

Festival ini menampilkan kolaborasi berbagai sektor keuangan syariah, mulai dari perbankan, fintech, pasar modal, asuransi, hingga pergadaian syariah. Masyarakat yang hadir dapat langsung membuka rekening syariah, berkonsultasi investasi halal, hingga membeli produk asuransi syariah.

"iIni bukan sekadar pameran. Masyarakat bisa langsung berinteraksi dengan layanan keuangan syariah. Edukatif sekaligus praktis,” tambah Friderica.

Sebagai bentuk keseriusan mendorong inklusi dari usia dini, OJK juga meluncurkan program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) bekerja sama dengan bank-bank syariah di Jabar. Provinsi ini ditunjuk sebagai pilot project KEJAR 2025, menargetkan seluruh pelajar memiliki akses ke rekening syariah.

Selain itu, OJK terus mengembangkan Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS) melalui penguatan agen layanan keuangan syariah di komunitas. Dalam acara ini, dilakukan pengukuhan agen pergadaian dan pembiayaan syariah, serta penandatanganan nota kesepahaman antara OJK, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Jawa Barat, dan perwakilan bank syariah.

Festival SYAFIF Goes to Bandung tidak hanya memanjakan pengunjung dengan akses layanan keuangan syariah, tetapi juga menghadirkan talkshow interaktif, lomba anak, pertunjukan seni budaya, dan berbagai doorprize menarik yang membuat suasana lebih semarak.

Melalui kegiatan ini, OJK berharap masyarakat tidak hanya melek literasi, tetapi juga aktif menggunakan layanan keuangan syariah sebagai bagian dari gaya hidup modern yang halal dan berkelanjutan.

 “Ekonomi syariah bukan sekadar tren, tapi masa depan. Kita harus bangun ekosistemnya secara menyeluruh: dari UMKM, pembiayaan, edukasi, hingga digitalisasi produk,” tutup Friderica.