Pengiriman Paket J&T di Indonesia Naik 65 Persen pada Semester II 2026
J&T Express mencatat pertumbuhan volume pengiriman paket di Indonesia lebih dari 65 persen pada kuartal II 2026, didorong lonjakan transaksi e-commerce dan dominasi kategori fashion.
INFOBAIK I BANDUNG ,– J&T Express mencatat pertumbuhan pengiriman paket di Indonesia lebih dari 65 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) pada kuartal II 2026. Kenaikan tersebut memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pasar utama yang mendorong pertumbuhan bisnis J&T Express di kawasan Asia Tenggara.
Peningkatan volume pengiriman itu didorong oleh tingginya aktivitas belanja melalui platform e-commerce di berbagai kategori produk. Kategori fashion menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi lebih dari 45 persen terhadap total volume pengiriman, disusul dokumen dan produk kecantikan.
CEO J&T Express Indonesia Robin Lo mengatakan pertumbuhan tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan J&T Express sekaligus menunjukkan semakin matangnya ekosistem e-commerce nasional.
"Pertumbuhan volume pengiriman di Indonesia pada kuartal II 2026 merupakan refleksi dari meningkatnya kepercayaan pelanggan serta semakin matangnya ekosistem e-commerce nasional. Sebagai salah satu pasar strategis J&T Express di Asia Tenggara, Indonesia memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan bisnis Perseroan di tingkat regional," ujar Robin, Senin (27/7/2026).
Secara global, J&T Express membukukan volume pengiriman sebanyak 9,177 miliar paket pada kuartal II 2026 atau meningkat 24,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Rata-rata pengiriman harian mencapai 101 juta paket, sekaligus menjadi kali pertama perusahaan melampaui angka 100 juta paket per hari dalam satu kuartal.
Sepanjang semester pertama 2026, total volume pengiriman J&T Express mencapai 17,503 miliar paket atau tumbuh 25,1 persen secara tahunan. Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan yang kuat di berbagai pasar utama, termasuk Asia Tenggara.
Di kawasan Asia Tenggara, volume pengiriman mencapai 2,755 miliar paket pada kuartal II 2026 atau naik 63,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selama semester pertama 2026, volume pengiriman di kawasan tersebut mencapai 5,523 miliar paket atau meningkat 71,2 persen.
J&T Express terus memperkuat kapasitas operasional di Asia Tenggara melalui penambahan enam pusat sortir sehingga totalnya menjadi 127 unit hingga akhir Juni 2026. Perusahaan juga menambah 11 jalur sortir otomatis menjadi 75 jalur untuk mengakomodasi pertumbuhan permintaan layanan logistik dan e-commerce.
Di tingkat internasional, volume pengiriman dari Asia Tenggara dan pasar lainnya mencapai 2,966 miliar paket pada kuartal II 2026 atau meningkat 66,9 persen secara tahunan. Kontribusinya terhadap total volume pengiriman perusahaan juga naik menjadi 32,3 persen.
Sementara itu, pasar internasional di luar Asia mencatat pertumbuhan tercepat dengan volume pengiriman mencapai 211 juta paket atau melonjak 136,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya aktivitas e-commerce lintas negara, terutama di kawasan Amerika Latin dan Timur Tengah.
Ke depan, J&T Express menyatakan akan terus meningkatkan kualitas layanan, memperluas investasi infrastruktur, serta memperkuat jaringan logistik global guna mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di Indonesia maupun pasar internasional.
