Penjual Makanan Ini Jadi Kaya Raya Gegara Jualan Cabe dan Kembang Tahu

Dulunya jualan makanan dengan modal pas-pasan, sekarang para penjual makanan ini jadi kaya raya. Bisa keliling dunia hingga beli mobil mewah.

Apr 1, 2026 12:00 · 6 bulan lalu
Penjual Makanan Ini Jadi Kaya Raya Gegara Jualan Cabe dan Kembang Tahu
Penjual Makanan Ini Jadi Kaya Raya Gegara Jualan Cabe dan Kembang Tahu /Site News

INFOBAIK I BANDUNG ,- Perjalanan hidup seseorang memang tidak ada yang bisa menebaknya. Banyak penjual makanan yang membagikan kisah inspiratif mereka agar orang-orang tidak pernah berhenti berusaha, dan pantang menyerah.

Beberapa penjual makanan ini awalnya merintis usaha makanan mereka dari nol, meski sempat jatuh bangun, namun akhirnya mereka memetik hasil dari kerja keras selama ini. Mulai dari kisah sukses penjual kembang tahu yang menjadi anggota boyband, kemudian ada juga pasangan yang menjual teh dan kini bisa keliling dunia.

Dirangkum dari berbagai sumber  berikut lima penjual makanan yang sekarang sukses dan kaya raya.

1. Penjual Kembang Tahu

Beberapa tahun yang lalu, seorang penjual kembang tahu bernama Yi Tin Chen sempat viral di internet. Pria berparas tampan dan berpenampilan menarik ini, merupakan penjual kembang tahu asal Taiwan.

Wajahnya yang tampan seperti model membuat banyak pembeli, terutama pembeli wanita yang rela mengantre untuk membeli kembang tahu di tokonya. Toko kembang tahu itu memang bukan miliknya, melainkan milik sang ayah.

Chen selalu membantu sang ayah disela-sela kesibukannya menjadi model. Karena kisahnya yang viral, Chen pun akhirnya sukses menjadi salah satu anggota boyband di Taiwan. Selain tampan, kembang tahu buatan Chen juga dinilai enak, sehingga dagangannya ini semakin laris manis.

2. Jualan Cabai

Sering dianggap sebagai hal yang remeh, tapi penjual cabai mampu mengumpulkan banyak pundi-pundi uang yang tidak terduga. Salah satunya seperti seorang wanita bernama Nur Hashirah yang berasal dari Malaysia. Kisah jualan cabainya sempat viral di internet.

Awalnya Nur memutuskan untuk membatalkan diri dari perusahaan swasta tempatnya bekerja. Ia melihat adanya peluang berjualan cabai, karena keuntungannya yang cukup besar. Dengan ketekunan dan kreativitasnya, Nur memutuskan untuk membangun kebun cabai sendiri.

Kerja kerasnya akhirnya menghasilkan hasil, lima bulan setelah berkebun ia mendapatkan 5 ton cabai dari 2000 bibit cabai yang ia tanam. Setelah menjual hasil panennya, Nur mampu mengumpulkan uang hingga Rp 107 juta. Kisahnya ini menginspirasi banyak orang, bahwa ladang usaha sebenarnya ada di mana saja.