PLN Andalkan Teknologi ZDT di Piala Presiden 2026
PLN UID Jawa Barat mengandalkan teknologi Zero Down Time (ZDT), UPS, genset, dan sistem kelistrikan berlapis untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat.
INFOBAIK I BANDUNG ,– PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat mengedepankan teknologi kelistrikan berlapis untuk memastikan pasokan listrik tetap andal selama penyelenggaraan Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, yang berlangsung sepanjang Juli hingga Agustus 2026.
Penerapan sistem berbasis Zero Down Time (ZDT) menjadi teknologi utama yang menjaga pertandingan tetap berlangsung tanpa gangguan kelistrikan.
PLN UID Jawa Barat mengintegrasikan jalur pasokan listrik berlapis, sistem proteksi selektif berkecepatan tinggi, serta mekanisme perpindahan sumber listrik secara otomatis.
Teknologi tersebut memungkinkan suplai listrik tetap mengalir meski terjadi gangguan pada salah satu bagian jaringan, sehingga risiko padam saat pertandingan dapat ditekan hingga tingkat minimum.
Untuk memperkuat keandalan sistem, PLN juga menyiapkan lima unit Uninterruptible Power Supply (UPS), dua unit generator set (genset), serta tiga Unit Gardu Bergerak (UGB). Seluruh perangkat tersebut bekerja sebagai lapisan pengamanan tambahan yang siap mengambil alih pasokan listrik apabila diperlukan.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, mengatakan penerapan teknologi kelistrikan modern menjadi bagian dari strategi PLN dalam mendukung berbagai agenda nasional yang membutuhkan tingkat keandalan pasokan listrik sangat tinggi.
"PLN UID Jawa Barat siap mendukung penyelenggaraan Piala Presiden 2026 melalui sistem kelistrikan yang andal dan berlapis. Kami telah menyiapkan personel, peralatan, serta skema pengamanan kelistrikan secara menyeluruh agar pertandingan dapat berlangsung lancar tanpa terganggu oleh aspek kelistrikan," ujar Joharifin,.Selasa (28/7/2026)
Selain mengandalkan teknologi, PLN UID Jawa Barat juga mengerahkan 80 personel siaga yang memantau kondisi jaringan dan peralatan secara real time selama pertandingan berlangsung. Tim tersebut memastikan setiap potensi gangguan dapat direspons dengan cepat melalui prosedur operasional yang telah disiapkan sejak sebelum kompetisi dimulai.
PLN turut melakukan inspeksi menyeluruh terhadap jaringan distribusi, sistem kelistrikan stadion, hingga seluruh perangkat pendukung untuk memastikan seluruh teknologi bekerja optimal saat pertandingan berlangsung.
Joharifin menjelaskan bahwa pengamanan kelistrikan tidak hanya bertumpu pada kecanggihan teknologi, tetapi juga pada koordinasi yang terintegrasi dengan seluruh pemangku kepentingan sehingga setiap potensi risiko dapat diantisipasi lebih awal.
"Kami melakukan koordinasi secara intensif sejak tahap persiapan, selama pertandingan berlangsung, hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai. Setiap potensi risiko telah dipetakan sehingga apabila diperlukan penanganan di lapangan, respons dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi untuk menjaga keandalan pasokan listrik," katanya.
Melalui kombinasi teknologi Zero Down Time, sistem otomasi jaringan, perangkat cadangan, dan personel siaga, PLN UID Jawa Barat menunjukkan kapabilitasnya dalam menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang andal untuk mendukung penyelenggaraan ajang olahraga nasional.
Pendekatan tersebut sekaligus mempertegas transformasi PLN dalam memanfaatkan teknologi guna menjaga kontinuitas pasokan listrik pada berbagai kegiatan berskala besar.
