Primus Yustisio: Politisi yang Setia Naik KRL, Tetap Membumi di Tengah Hiruk Pikuk Senayan
Primus Yustisio, aktor populer era 90-an yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI dari PAN, kerap terlihat berdiri di gerbong KRL Commuter Line.
INFOBAIK I BANDUNG, - Di antara deretan mobil mewah yang keluar-masuk kompleks DPR RI, ada satu sosok yang memilih jalur berbeda. Primus Yustisio, aktor populer era 90-an yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI dari PAN, kerap terlihat berdiri di gerbong KRL Commuter Line. Tanpa pengawalan, tanpa fasilitas berlebihan, ia berbaur bersama masyarakat biasa yang sama-sama menuju tempat aktivitas masing-masing.
Pilihan ini bukan sekadar gaya hidup hemat atau pencitraan. Sang istri, Jihan Fahira, pernah blak-blakan mengungkap alasan mengapa Primus lebih nyaman menggunakan transportasi umum. Dalam sebuah acara televisi, ia mengatakan bahwa suaminya memang tidak betah dengan kemacetan panjang yang kerap menguras energi.
“Kalau ke Dapil enak naik kereta. Jadi, kalau Primus itu malas macet,” ungkap Jihan dikutip CNN Indonesia
Baginya, perjalanan ke daerah pemilihan di Kabupaten Bogor sering kali lebih praktis ditempuh dengan KRL. Dengan wilayah Bogor yang begitu luas, pilihan transportasi ini membuat waktu perjalanan lebih singkat dan bisa dimanfaatkan lebih baik untuk bertemu konstituen. “Rumah kami ke stasiun cuma tiga-lima menit, jadi memang lebih efektif naik kereta,” tambah Jihan.
Kebiasaan unik ini tentu saja menarik perhatian publik. Foto-foto Primus berdiri di peron atau di dalam gerbong KRL sempat viral di media sosial. Banyak penumpang yang tak menyangka bertemu langsung dengan sosok politisi yang masih setia dengan kesederhanaan. Beberapa di antaranya bahkan mengabadikan momen langka itu, lalu membagikannya dengan komentar kagum.
Primus sendiri tak pernah menanggapi secara berlebihan. Ia tetap tenang menjalani rutinitasnya, seolah kebiasaannya itu bukan sesuatu yang istimewa. Padahal, di mata masyarakat, gaya hidup sederhana ini adalah cermin kejujuran: bahwa menjadi wakil rakyat tidak harus menjauh dari rakyat.
Keterpilihannya kembali sebagai anggota DPR RI dari Dapil Jawa Barat V pada Pemilu 2024 semakin menegaskan bahwa kedekatan dengan masyarakat adalah modal politik yang nyata. Dengan raihan suara 128.892, ia membuktikan bahwa konsistensi sikap sederhana justru mampu menumbuhkan kepercayaan publik.
Di saat sebagian pejabat dipandang sibuk menjaga jarak dengan rakyatnya, Primus Yustisio justru merapat melalui jalur rel kereta. Kesederhanaannya menjadi pengingat bahwa jabatan hanyalah amanah, dan pelayanan terbaik justru dimulai dari hal-hal kecil: ikut merasakan denyut kehidupan sehari-hari masyarakat.
