Program Rutilahu di Perkotaan Harus Maksimal!

Dec 4, 2022 23:45 · 4 tahun lalu
Program Rutilahu di Perkotaan Harus Maksimal!
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Jabar, Bucky Wibawa

INFOBAIK.ID I BANDUNG,- Di  dalam APBD Jabar tahun 2023  anggaran untuk program Rumah Tidak Layak Huni (Rutiahu) sudah disetujui sebesar Rp200 milliar.
 Dana tersebut, nantinya akan  diperuntukan bagi  10 ribu rumah warga tersebar di 27 Kabupaten/kota di Jabar.

Kehadiran program rutilahu khususnya bagi wilayah perkotaan seperti Kota Bandung dan Kota Cimahi perlu untuk dilanjutkan bahkan perlu dimaksimalkan terutama dari jumlah penerima.

Hal itu, didasarkan pada kondisi faktual, di kawasan perkotaan terutama di kawasan pedalaman,  masih banyak kondisi   rumah yang tidak layak huni .

Hal ini, diungkapkan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Jabar, Bucky Wibawa, dalam keterangannya, Minggu (4/12/2022)

Menurutnya, dari sisi program pembangunan, rutilahu sarat manfaat. Secara umum, kehadiran rutilahu sangat membantu masyarakat terutama yang mempunyai penghasilan terbatas . Kehadiran rutilahu ini hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan papan yang layak huni dan memenuhi sarat sehat dari sisi lingkungan.

"Bagi masyarakat yang tinggal di perkotaan dengan lokasi tempat tinggal di pedalaman, rutilahu perlu segera dibuat,"tegasnya

"Kondisi eksisting, untuk Kota Bandung wilayah kelurahan Sukahaji , Kecamatan Bojongloa Kaler masih banyak tempat tinggal yang tak layak huni , bahkan akibat penghuni padat kebutuhan untuk mendapatkan sinar matahari ke rumah saja sangat sulit", jelas Bucky.

Menurut Bucky, dari hasil pemantauan komisi IV juga dari reses , rutilahu itu perlu direalisasikan di lokasi dengan  kategori daerah seperti itu.

Dari hasil peninjauan, di tahun 2022, program Rutilahu sudah bisa dilaksanakan di Kota Bandung dan Kota Cimahi, masing -masing di kisaran 150 unit rumah.

"Program rutilahu dengan diluncurkan kembali di tahun 2023, harapannya bisa berjalan maksimal dengan memprioritaskan kawasan pedalaman yang nota bene Kumuh,"ungkapnya 

Adapun, besaran dana yang dialokasikan sebesar Rp. 20 juta per unit. Alokasi anggaran itu agar maksimal perlu ada kolaborasi dari aparat Pemda dan masyarakat setempat. Semangat gotong royong untuk membantu warga di masyarakat itu harus digelorakan.

"Dalam reses awal November 2022, kami sudah memberikan bantuan berupa pengecatan untuk rumah yang dibantu melalui program rutilahu,"pungkasnya