Radar GCI Len Industri Mampu Deteksi Target Udara hingga 515 Kilometer
PT Len Industri menghadirkan Radar GCI berteknologi canggih dengan kemampuan deteksi hingga 515 kilometer, real-time, terintegrasi dengan TNI AU, dan memperkuat pertahanan udara nasional.
INFOBAIK I BANJAR BARU,- PT Len Industri (Persero) terus memperkuat penguasaan teknologi pertahanan udara nasional melalui implementasi Ground Control Interception (GCI) Radar, sistem radar generasi terbaru yang menghadirkan kemampuan pengawasan ruang udara secara terintegrasi dengan teknologi mutakhir.
Kehadiran Radar GCI menjadi tonggak penting dalam pengembangan teknologi radar nasional yang mampu meningkatkan efektivitas pengendalian operasi pertahanan udara di Indonesia.
Komitmen tersebut diperkenalkan saat PT Len Industri (Persero) menerima kunjungan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dalam kegiatan company visit. Pada kesempatan itu, Len menampilkan berbagai kapabilitas teknologi strategis, termasuk implementasi Radar GCI yang saat ini dibangun di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran direksi kedua perusahaan sebagai bagian dari pengenalan inovasi teknologi pertahanan yang dikembangkan Len.
Radar GCI menjadi implementasi pertama di Indonesia yang mengadopsi teknologi terbaru untuk mendukung kemampuan air surveillance dan Ground Control Intercept secara terpadu. Sistem ini mampu menghadirkan pengawasan ruang udara yang lebih efektif, meningkatkan situational awareness secara menyeluruh, serta menyajikan informasi operasional secara cepat, akurat, dan terintegrasi.
Dari sisi teknologi, Radar GCI menawarkan kemampuan deteksi hingga 515 kilometer dengan pembaruan data setiap enam detik. Sistem ini juga memiliki fitur fast time to target yang memungkinkan operator memperoleh informasi situasional secara real-time sehingga mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan presisi. Teknologi stacked beam yang diterapkan semakin meningkatkan kemampuan radar dalam mendeteksi berbagai objek udara pada beragam kondisi operasi.
Keunggulan lainnya terletak pada desain sistem yang mengusung konsep mobilitas tinggi. Radar GCI dikemas dalam konfigurasi ISO Container 20 feet dengan kemampuan fast deployment sehingga dapat dipindahkan dan dioperasikan secara cepat sesuai kebutuhan operasi di berbagai wilayah Indonesia.
Kecanggihan Radar GCI juga lahir dari kolaborasi puluhan engineer PT Len Industri (Persero) yang berasal dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari teknik sipil, elektro, radio frequency (RF), jaringan, perangkat lunak, hingga mekanik. Seluruh tim bekerja mengawal pembangunan site, instalasi, integrasi sistem, pengujian, hingga memastikan radar beroperasi secara optimal.
Dalam implementasinya, Radar GCI telah terintegrasi dengan sistem pertahanan udara TNI Angkatan Udara. Integrasi tersebut memungkinkan informasi pengawasan ruang udara diterima secara cepat sehingga mendukung efektivitas pengendalian operasi pertahanan udara nasional.
Melalui penguasaan teknologi radar, kemampuan integrasi sistem, implementasi, pemeliharaan, dan dukungan operasional, PT Len Industri (Persero) terus memperkuat kemandirian industri pertahanan nasional.
Implementasi Radar GCI sekaligus menunjukkan kemampuan industri dalam negeri menghadirkan teknologi pertahanan udara modern, terintegrasi, dan andal untuk mendukung keamanan serta kedaulatan wilayah udara Indonesia.
