Bank Mandiri Salurkan KUR Rp17,77 Triliun pada Semester I 2026

Mayoritas pembiayaan mengalir ke sektor produktif untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.

Jul 16, 2026 17:24 · 3 bulan lalu
Bank Mandiri Salurkan KUR Rp17,77 Triliun pada Semester I 2026
Bank Mandiri Salurkan KUR Rp17,77 Triliun

INFOBAIK I BANDUNG,– PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus memperkuat dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). 

Hingga 31 Mei 2026, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR senilai Rp17,77 triliun kepada 135.829 pelaku usaha di seluruh Indonesia atau mencapai 43,34 persen dari target penyaluran KUR sepanjang tahun 2026.

SVP Micro Development & Agent Banking Bank Mandiri, Bayu Trisno Arief Setiawan, mengatakan perseroan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan risiko dalam setiap penyaluran pembiayaan. Strategi tersebut menjaga kualitas kredit dengan rasio kredit bermasalah (NPL) tetap berada di kisaran 1 persen.

“Pencapaian ini menunjukkan keunggulan yang berkelanjutan dalam model bisnis mikro Bank Mandiri yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan pembiayaan, tetapi juga menjaga kualitas portofolio agar tetap sehat dan berdaya tahan,” ujar Bayu, Kamis (16/7/2026)

Bank Mandiri mengarahkan sebagian besar penyaluran KUR ke sektor-sektor produktif. Dari total pembiayaan yang telah disalurkan, 63,54 persen atau Rp11,29 triliun mengalir ke sektor produksi, sedangkan 36,46 persen atau Rp6,48 triliun disalurkan ke sektor non produksi.

Sektor pertanian menjadi penerima pembiayaan terbesar dengan nilai Rp5,82 triliun atau 32,77 persen dari total penyaluran KUR. Selanjutnya, sektor jasa produksi memperoleh Rp3,86 triliun, industri pengolahan menerima Rp1,35 triliun, sementara sektor perikanan memperoleh pembiayaan sebesar Rp249 miliar.

Secara kumulatif sejak program KUR diluncurkan pemerintah pada 2008 hingga 31 Mei 2026, Bank Mandiri telah menyalurkan Rp321,01 triliun kepada 3,72 juta debitur di berbagai daerah di Indonesia.

Untuk meningkatkan efektivitas pembiayaan, Bank Mandiri terus memperkuat strategi berbasis ekosistem melalui pendekatan close loop yang menghubungkan nasabah grosir, sentra produksi, dan sektor unggulan di berbagai wilayah. Pendekatan tersebut memperkuat sinergi antara UMKM, pemasok, distributor, agregator, hingga off-taker dalam rantai nilai usaha.

Bank Mandiri juga terus memperluas kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan agar penyaluran KUR semakin tepat sasaran serta mampu memberikan dampak yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Dengan dukungan jaringan layanan yang semakin kuat dan ekosistem bisnis yang terus berkembang, kami optimistis penyaluran KUR dapat semakin mempercepat pertumbuhan sektor produktif nasional,” kata Bayu.

Selain memperkuat pembiayaan UMKM, Bank Mandiri juga mendukung Program Tiga Juta Rumah melalui penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP). Hingga Mei 2026, perseroan telah menyalurkan sisi permintaan pembiayaan sebesar Rp493,10 miliar kepada 1.764 debitur, dengan kualitas kredit yang tetap terjaga.