Rahasia Turun Berat Badan: Jalan Kaki Pagi atau Sore, Mana yang Lebih Ampuh?

Jalan kaki dikenal sebagai salah satu olahraga paling sederhana, murah, dan bisa dilakukan siapa saja.

Sep 21, 2026 08:00 · 16 hari lalu
Rahasia Turun Berat Badan: Jalan Kaki Pagi atau Sore, Mana yang Lebih Ampuh?
Rahasia Turun Berat Badan: Jalan Kaki Pagi atau Sore, Mana yang Lebih Ampuh? /Kompas.com

INFOBAIK I BANDUNG, - Jalan kaki dikenal sebagai salah satu olahraga paling sederhana, murah, dan bisa dilakukan siapa saja. Meski terlihat ringan, aktivitas ini terbukti mampu membantu menurunkan berat badan serta meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Namun, muncul pertanyaan yang sering terjadi: lebih baik jalan kaki di pagi hari atau sore hari?

Pakar kebugaran Yash Agarwal, dikutip dari Healthshots, menyebutkan bahwa jalan pagi memberikan pendekatan holistik terhadap kesejahteraan tubuh karena mampu meningkatkan energi, suasana hati, serta membantu mengelola stres.

Ternyata, baik pagi maupun sore, keduanya memiliki manfaat berbeda. Simak perbandingan berikut agar kamu bisa memilih waktu yang paling cocok.

BACA JUGA: 5 Olahraga Pengecil Perut Sebelum Tidur, Efektif Turunkan Berat Badan

Manfaat Jalan Kaki Pagi Hari

1. Meningkatkan metabolisme dan energi

Berjalan kaki di pagi hari membuat pembakaran kalori lebih efisien sepanjang hari. Penelitian dalam Journal of Environmental Psychology menyebut, jalan 20 menit di luar ruangan saat pagi hari membuat tubuh lebih bersemangat dibandingkan di dalam ruangan.

2. Membakar kalori lebih efektif

Aktivitas ini membantu mengurangi lemak tubuh dan mengecilkan lingkar pinggang, menurut studi Journal of Latihan Nutrisi dan Biokimia.

3. Mengendalikan nafsu makan

Jalan pagi membantu mengatur hormon yang berperan dalam mengendalikan rasa lapar, sehingga mencegah makan berlebihan.

4. Meningkatkan kualitas tidur

Paparan sinar matahari pagi mendukung produksi melatonin yang mengatur pola tidur. Tidur cukup terbukti penting dalam program penurunan berat badan.

Manfaat Jalan Kaki Sore Hari

1. Membakar kalori lebih banyak

Studi di Journal of Diabetes Care menunjukkan aktivitas fisik sore atau malam hari memberikan kontribusi lebih besar pada penurunan berat badan dan kesehatan jantung.

2. Menjaga dan

Berjalan kaki setelah makan membantu mencegah perut kembung, sembelit, dan membuat tubuh lebih cepat merasa kenyang.

3. Mengurangi nafsu ngemil malam

Bagi yang suka ngemil saat malam, jalan kaki bisa menekan dorongan makan berlebih sehingga menghindari penumpukan kalori.

4. Menstabilkan gula darah

Berjalan setelah makan dapat menyeimbangkan gula darah dan mencegah penyimpanan lemak berlebih.

Jadi, Mana yang Terbaik?

Baik pagi maupun sore, keduanya sama-sama bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Kuncinya ada pada konsistensi, durasi, dan intensitas.

American Heart Association merekomendasikan minimal 150 menit jalan kaki per minggu dengan intensitas sedang, misalnya 30 menit sehari selama 5 hari.

Kalau waktumu terbatas, kamu bisa mengombinasikannya: jalan 10 menit pagi, 10 menit siang, dan 10 menit sore. Dengan begitu, kebutuhan olahraga harian tetap terpenuhi tanpa mengganggu rutinitas.

 Jadi, apakah kamu tim jalan pagi atau jalan sore? Pilih sesuai gaya hidupmu, yang terpenting lakukan secara rutin agar manfaatnya terasa maksimal.