SBM ITB Luncurkan Bootcamp Data Detective: Ubah Siswa SMK Jadi Pengusaha Cerdas Berbasis Data

Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) menunjukkan komitmen kuat dalam mencetak generasi wirausaha muda berbasis teknologi dengan turut meluncurkan Program Jagoan Wirausaha (JAWARA) 2025 di Aula Timur ITB.

May 22, 2025 15:07 · 1 tahun lalu
SBM ITB Luncurkan Bootcamp Data Detective: Ubah Siswa SMK Jadi Pengusaha Cerdas Berbasis Data
SBM ITB Luncurkan Bootcamp Data Detective: Ubah Siswa SMK Jadi Pengusaha Cerdas Berbasis Data

INFOBAIK I BANDUNG,— Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) menunjukkan komitmen kuat dalam mencetak generasi wirausaha muda berbasis teknologi dengan turut meluncurkan Program Jagoan Wirausaha (JAWARA) 2025 di Aula Timur ITB. 

Bersama Dinas Pendidikan Jawa Barat dan sejumlah mitra industri, SBM ITB menghadirkan pelatihan inovatif berbasis data bagi siswa SMK, guru, dan pelaku UMKM.

Program JAWARA merupakan terobosan pengembangan kewirausahaan sekolah vokasi yang berbasis data dan kolaborasi lintas sektor. Melibatkan mitra seperti GEMA Foundation, PT CHOLORINE, Telkomsel, hingga ENI-VOKE dari SEAQIS, inisiatif ini membuka akses pelatihan dan pendampingan nyata dari kampus dan industri.

“Program ini bukan hanya pelatihan wirausaha biasa. Kita masuk ke jantung masalah: bagaimana data bisa digunakan sebagai bahan bakar keputusan bisnis,” ujar Shimaditya Nuraeni, M.S.M., M.Eng., dari Lab Big Data dan Business Analytics SBM ITB.

Inovasi Utama: Data Detective Bootcamp

Menjawab tantangan 70% pelaku usaha yang belum bisa mengubah data menjadi profit, SBM ITB meluncurkan Data Detective Bootcamp. Program eksklusif ini akan berjalan selama delapan bulan (Juli 2025–Februari 2026) dengan skema pengembangan enam skillset utama: mulai dari pemahaman tren digital, analisis data penjualan, strategi promosi hingga evaluasi bisnis secara real-time.

“Misalnya, kita ingin tahu berapa penonton konten TikTok produk siswa. Dari data itu, siswa dilatih membuat keputusan: apakah lanjut promosi, ubah strategi, atau evaluasi target pasar,” jelas Shima.

Pelatihan Terpadu untuk Siswa, Guru, dan UMKM

Selain itu, SBM ITB menggelar Business Analytics Bootcamp selama tiga hari, yang melibatkan 900 peserta lintas latar belakang. Fokus pelatihan ini mencakup pemasaran digital, keuangan UMKM, dan pembuatan dashboard pemantauan usaha.

Tak kalah penting, guru-guru SMK juga menjadi sasaran dalam Entrepreneurship & Creative Learning Bootcamp. Program dua hari ini menekankan pentingnya design thinking, keterampilan abad 21, dan strategi negosiasi agar guru mampu membimbing siswa secara lebih kontekstual dan aplikatif.

Kolaborasi Multidisiplin untuk Dampak Nyata

Program pelatihan ini dirancang oleh kolaborasi lintas laboratorium dan kelompok keilmuan di SBM ITB, mulai dari Kewirausahaan, Manajemen Teknologi, Big Data, Strategi Pemasaran, hingga Risiko dan Operasional. Tujuannya bukan sekadar teori, melainkan menciptakan praktik bisnis nyata berbasis data di sekolah-sekolah.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dr. Deden Saepul Hidayat, menyebut JAWARA sebagai respons strategis terhadap minimnya serapan tenaga kerja SMK. “Kita ingin cetak wirausahawan muda yang paham data dan berani mengambil keputusan.”

Sementara itu, Kepala Bidang PSMK Dr. Edy Purwanto menekankan pentingnya cloud analytics dan design thinking sebagai fondasi program. “JAWARA jadi role model nasional kewirausahaan sekolah vokasi,” tegasnya.