Sinergi Pegadaian dan Masjid Salman ITB: Menyiapkan Pondasi Ekonomi Syariah Menuju Generasi Emas 2045
Pegadaian bersama YPM Salman ITB menggelar IRAMA Ramadhan 1447 H di Masjid Salman ITB Bandung. Diskusi bertema “Generasi Emas 2045: Mulai dari Hari Ini” menyoroti pentingnya literasi keuangan syariah, riset, dan peran generasi muda dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
INFOBAIK I BANDUNG, - Dalam semangat menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, PT Pegadaian berkolaborasi dengan Yayasan Pembina Masjid (YPM) Salman ITB menggelar kegiatan IRAMA (Inspirasi Ramadhan 1447 H). Acara yang mengusung tema “Generasi Emas 2045: Mulai dari Hari Ini” tersebut bertempat di selasar Masjid Salman ITB, Bandung.
Kegiatan ini menghadirkan tokoh-tokoh yang berkompeten di bidangnya, di antaranya Beni Martina Maulan (Kepala Unit Usaha Syariah PT Pegadaian) dan Fauzan Adziman (Dirjen Risbang Kemendiktisaintek RI). Panel diskusi yang berlangsung hangat sejak pukul 16.00 WIB hingga menjelang waktu berbuka puasa ini dipandu oleh moderator Salim Rusli dari YPM Salman ITB.
Dalam pemaparannya, Beni Martina Maulan menekankan bahwa mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 bukan sekadar mimpi kolektif, melainkan tanggung jawab yang harus dimulai dengan aksi nyata saat ini. Ia menyoroti pentingnya peran ekonomi syariah sebagai pilar stabilitas bagi generasi muda.
“Generasi Emas 2045 adalah mereka yang hari ini sedang menuntut ilmu dan membangun karakter. PT Pegadaian, melalui Unit Usaha Syariah, berkomitmen untuk hadir mendampingi perjalanan mereka melalui literasi keuangan yang sehat. Kita ingin anak muda tidak hanya cerdas secara akademis, tapi juga bijak dalam mengelola aset dan memahami keberkahan dalam ekonomi syariah,” ujar Beni Martina Maulan.
Strategi kolaborasi ini mendapat apresiasi tinggi dari manajemen PT Pegadaian di tingkat regional. Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat, Eko Supriyanto, menegaskan bahwa sinergi dengan institusi pendidikan dan masjid legendaris seperti Salman ITB merupakan langkah nyata perusahaan dalam mengedukasi masyarakat Jawa Barat.
“Kami di Kanwil X Jawa Barat sangat mendukung inisiatif IRAMA ini. Masjid Salman ITB adalah simbol intelektualitas dan spiritualitas di Bandung. Melalui kehadiran Bapak Beni Martina Maulan, kami berharap pesan mengenai pentingnya kemandirian finansial berbasis syariah dapat tersampaikan dengan baik kepada para mahasiswa dan jamaah. Persiapan menuju tahun 2045 harus mencakup kesiapan mental, ilmu, dan juga perencanaan ekonomi yang matang sejak dini,” ungkap Eko Supriyanto.
Acara yang dihadiri oleh ratusan pelajar dan masyarakat umum ini mengupas tuntas tantangan global yang akan dihadapi Indonesia 20 tahun ke depan. Fauzan Adziman selaku Dirjen Risbang Kemendiktisaintek RI menambahkan perspektif mengenai pentingnya riset dan teknologi yang diselaraskan dengan nilai-nilai kemanusiaan.
Sinergi antara PT Pegadaian dan YPM Salman ITB ini bukan sekedar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari program edukasi berkelanjutan. Selain menyampaikan materi, kegiatan ini juga menjadi ajang diskusi interaktif di mana para peserta mendapatkan wawasan praktis mengenai produk-produk syariah yang dapat membantu mereka merencanakan masa depan, seperti menabung emas dan membiayai produktif lainnya.
Melalui kegiatan IRAMA 1447 H, diharapkan semangat Ramadhan dapat menjadi momentum bagi generasi muda untuk melakukan akselerasi diri, sehingga target Indonesia sebagai kekuatan ekonomi dunia pada tahun 2045 dapat tercapai dengan landasan nilai-nilai syariah yang kuat.
