Transaksi QRIS Jawa Barat Tembus Rp1,46 Miliar pada Triwulan II 2026

Transaksi QRIS Jawa Barat mencapai Rp1,46 miliar pada triwulan II 2026, tumbuh 187,06 persen yoy dengan nominal Rp125,35 triliun.

Aug 17, 2026 17:01 · 2 bulan lalu
Transaksi QRIS Jawa Barat Tembus Rp1,46 Miliar pada Triwulan II 2026
Transaksi QRIS Jawa Barat Tembus Rp1,46 Miliar pada Triwulan II 2026

INFOBAIK I BANDUNG — Transaksi digital terus menguat di Jawa Barat. Bank Indonesia mencatat volume transaksi QRIS di Jawa Barat mencapai 1,46 miliar transaksi pada triwulan II 2026, tumbuh 187,06 persen secara tahunan (yoy).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Junanto Herdiawan menyampaikan data tersebut saat menghadiri QRISKeun The Hallway Space di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Senin (17/8/2026).

“Pada triwulan II 2026, volume transaksi QRIS di Jawa Barat mencapai 1,46 miliar transaksi, tumbuh 187,06 persen (yoy), dengan nominal sebesar Rp125,35 triliun atau tumbuh 135,73 persen (yoy),” kata Junanto.

Pertumbuhan itu juga mencerminkan semakin luasnya penggunaan QRIS dalam aktivitas ekonomi masyarakat. Jumlah pengguna QRIS di Jawa Barat mencapai 14,49 juta, atau 22,99 persen dari total pengguna nasional. Angka tersebut menempatkan Jawa Barat sebagai provinsi dengan jumlah pengguna QRIS tertinggi di Indonesia.

Dari sisi merchant, Jawa Barat mencatat 9,87 juta merchant QRIS dengan pangsa 22,01 persen secara nasional.

“Perkembangan ini menunjukkan bahwa QRIS semakin diterima dan menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat Jawa Barat,” ujar Junanto.

Pekan QRIS Nasional Perluas Penggunaan QRIS

Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat memanfaatkan Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 untuk memperluas pemanfaatan QRIS di berbagai sektor.

Junanto mengatakan PQN menjadi momentum untuk semakin mendekatkan QRIS kepada masyarakat melalui semangat “QRIS-na Hiji, Mangpaatna Réa”. Slogan itu menggambarkan satu standar pembayaran yang memberikan banyak manfaat dalam berbagai aktivitas masyarakat.

“Pekan QRIS Nasional menjadi momentum untuk semakin mendekatkan QRIS kepada masyarakat. Melalui semangat QRIS-na Hiji, Mangpaatna Réa, Bank Indonesia ingin menunjukkan bahwa satu standar pembayaran dapat memberikan banyak manfaat dan hadir di berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari pasar, UMKM, pendidikan, pariwisata, hingga ruang kreatif,” kata Junanto.

Bank Indonesia menggelar QRISKeun The Hallway Space sebagai puncak sekaligus penutup rangkaian PQN 2026 di Jawa Barat. Kegiatan tersebut berlangsung bertepatan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Rangkaian kegiatan itu menghadirkan berbagai aktivitas interaktif yang memperkenalkan transaksi digital kepada masyarakat. Bank Indonesia juga mendorong masyarakat menggunakan pembayaran digital secara praktis, cepat, aman, dan inklusif.

Bank Indonesia mengawali rangkaian PQN 2026 melalui QRISKeun Pasar Parahyangan dengan program Pasar PAKAI atau Praktis, Aman, Kekinian, Andal, dan Inklusif QRIS. Bank Indonesia kemudian memperluas program tersebut melalui QRISKeun Pasar Modern Batununggal untuk meningkatkan transaksi digital di sektor perdagangan.

Bank Indonesia juga menyasar generasi muda melalui QRISKeun Universitas Padjadjaran dan QRISKeun STIE Pasundan. Kedua kegiatan tersebut memberikan edukasi QRIS dan Pelindungan Konsumen (PeKA) kepada lebih dari 9.000 mahasiswa.

Di Kabupaten Cianjur, Bank Indonesia memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah melalui QRISKeun Pemda Kabupaten Cianjur dalam High Level Meeting TPID dan TP2DD. Bank Indonesia juga menggelar QRISKeun UMKM Kabupaten Cianjur untuk meningkatkan literasi digital pelaku usaha.

Sementara itu, sektor pariwisata mendapat perhatian melalui QRISKeun Wisata Bandung yang memberikan edukasi QRIS dan PeKA kepada pengemudi serta pemandu Bandros.

Program tersebut berlanjut melalui QRISKeun Bandros pada 16–17 Agustus 2026. Program itu memadukan pengalaman wisata dengan transaksi digital melalui tarif khusus menggunakan QRIS.

Pada 17 Agustus 2026, QRISKeun Dalapan Hiji turut memperkuat pesan satu QRIS dengan banyak manfaat dalam peringatan HUT ke-81 RI.

BI Jabar Dorong Transaksi Digital yang Aman

Junanto menegaskan Bank Indonesia akan melanjutkan semangat QRISKeun Jabar setelah rangkaian PQN 2026 berakhir. Bank Indonesia juga mengajak masyarakat menggunakan QRIS dalam aktivitas sehari-hari dengan tetap memperhatikan keamanan dan pelindungan konsumen.

“Setelah rangkaian Pekan QRIS Nasional berakhir, semangat QRISKeun Jabar tentu tidak berhenti di sini. Kami berharap penggunaan QRIS terus menjadi bagian dari aktivitas masyarakat sehari-hari dengan tetap mengedepankan keamanan dan pelindungan konsumen,” kata Junanto.

Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas, media, dan berbagai mitra yang mendukung pelaksanaan PQN 2026.

Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi untuk membangun ekosistem pembayaran digital yang Cepat, Mudah, Murah, Aman, dan Andal (CeMuMuAH). Langkah tersebut sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Barat yang inklusif dan berkelanjutan.