UniPin Dukung KONI Cegah Pelecehan Seksual di Dunia Esports

UniPin mendukung KONI Pusat menyusun pedoman pencegahan pelecehan seksual demi menciptakan ekosistem gaming dan esports Indonesia yang aman, inklusif, dan bebas diskriminasi.

Jul 13, 2026 13:51 · 3 bulan lalu
UniPin Dukung KONI Cegah Pelecehan Seksual di Dunia Esports
UniPin Dukung KONI Cegah Pelecehan Seksual di Dunia Esports

INFOBAIK I BANDUNG,– UniPin memperkuat komitmennya menciptakan ekosistem gaming dan esports yang aman dengan mendukung penyusunan pedoman pencegahan pelecehan seksual yang diinisiasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat.

Langkah ini menjadi upaya penting untuk meningkatkan perlindungan bagi seluruh pelaku olahraga sekaligus memperkuat budaya saling menghormati di industri esports Indonesia.

Komitmen tersebut disampaikan UniPin saat berpartisipasi dalam Forum Pencegahan Kekerasan Seksual di Industri Olahraga yang digelar KONI Pusat pada 9 Juli 2026 di Jakarta. Forum ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk merumuskan pedoman yang mampu mencegah pelecehan seksual melalui regulasi yang kuat, mekanisme perlindungan yang jelas, dan penegakan sanksi yang tegas.

Wakil Ketua Umum VI KONI Pusat, Josef Adrianus Nae Soi, menegaskan bahwa olahraga harus menjadi ruang yang menjunjung tinggi sportivitas, rasa hormat, dan nilai kemanusiaan. 

"Karena itu, seluruh pemangku kepentingan perlu bekerja sama memastikan tidak ada ruang bagi segala bentuk kekerasan maupun pelecehan,"ujarnya, Selasa (14/7/2026)

Mewakili industri gaming dan esports, SVP Community and Media Networks UniPin Global sekaligus Ketua Bidang Komunikasi PB Esports Indonesia (PB ESI), Debora Imanuella, mengatakan pelecehan seksual masih menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.

Pelecehan dapat muncul dalam bentuk komentar bernada seksual, pelecehan verbal saat bermain gim, intimidasi, penyalahgunaan relasi kuasa, hingga kekerasan fisik.

Menurut Debora, seluruh pelaku industri harus membangun budaya yang menghargai keamanan dan kenyamanan setiap individu. Ia menegaskan tidak ada prestasi yang layak dibayar dengan hilangnya rasa aman seseorang.

UniPin juga menunjukkan komitmennya melalui berbagai program yang telah dijalankan UniPin Community, mulai dari Charity Match Kartini Day Ladies Showdown bersama Riot Games Southeast Asia, kampanye Girls Can Compete bersama MPL Indonesia, hingga penyelenggaraan UniPin Ladies Series yang memberikan ruang kompetisi yang aman bagi atlet esports perempuan.

Berbagai inisiatif tersebut sekaligus mendorong meningkatnya partisipasi perempuan di dunia esports serta memperkuat kesadaran bahwa industri gaming harus bebas dari pelecehan seksual dan diskriminasi.

UniPin berharap pedoman yang tengah disusun KONI Pusat dapat segera diterapkan secara menyeluruh sehingga seluruh insan olahraga, termasuk komunitas gaming dan esports, memperoleh perlindungan yang nyata. 

Perusahaan juga menegaskan akan terus berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mewujudkan ekosistem esports Indonesia yang aman, inklusif, dan berintegritas.