Viral! Tentara Iran Santai Main Skateboard Saat Rudal Meluncur, Siapa Ibrahim Zulfagori?

Viral video tentara Iran Ibrahim Zulfagori bermain skateboard saat rudal meluncur. Aksi unik ini disebut sebagai strategi komunikasi militer dan perang psikologis Iran.

Apr 1, 2026 20:00 · 6 bulan lalu
Viral! Tentara Iran Santai Main Skateboard Saat Rudal Meluncur, Siapa Ibrahim Zulfagori?
Viral! Tentara Iran Santai Main Skateboard Saat Rudal Meluncur, Siapa Ibrahim Zulfagori?

INFOBAIK I IRAN,- Di tengah dentuman ketegangan militer yang biasanya identik dengan sirene dan kepanikan, sebuah pemandangan tak lazim justru mencuri perhatian dunia: seorang pria meluncur santai di atas skateboard sambil menyeruput minuman, tepat saat rudal-rudal melesat ke langit.

Sosok tersebut diketahui bernama Ibrahim Zulfagori, seorang juru bicara militer Iran yang mendadak viral di media sosial setelah videonya beredar luas. Dalam rekaman itu, ia tampak tenang dan tanpa rasa khawatir, seolah situasi di sekitarnya bukanlah momen genting.

Aksi nyentrik ini bukan sekadar tontonan unik. Banyak pihak menilai, kemunculan Zulfagori dengan gaya santai di tengah peluncuran rudal merupakan bagian dari strategi komunikasi militer Iran untuk menunjukkan kepercayaan diri dan mentalitas kuat pasukannya.

Pesan simbolik dalam video tersebut cukup jelas: Iran ingin memperlihatkan bahwa mereka tidak gentar menghadapi tekanan maupun ancaman dari negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan Israel. Dengan bahasa visual yang sederhana namun kuat, video itu menjadi bagian dari perang psikologis di era modern.

Zulfagori sendiri dikenal memiliki gaya komunikasi yang tegas dan blak-blakan. Sebagai juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), ia kerap tampil menyampaikan pernyataan keras yang menyasar pihak lawan.

Meski sering muncul di hadapan publik, informasi detail mengenai latar belakangnya masih terbatas. Ia diperkirakan berusia antara 45 hingga 55 tahun, dengan pangkat yang disebut-sebut antara Letnan Kolonel hingga Brigadir Jenderal.

Perannya mungkin tidak berada langsung di garis depan pertempuran, namun pengaruhnya dalam membentuk opini publik global sangat besar. Di era digital, narasi dan citra visual menjadi senjata yang tak kalah penting dibandingkan kekuatan militer konvensional.

Salah satu pernyataan kontroversialnya bahkan sempat memicu perhatian internasional. Menanggapi ancaman dari Amerika Serikat, Zulfagori menyebut pasukan AS yang berani memasuki wilayah Iran akan berakhir tragis, menjadi “santapan ikan hiu” di Teluk Persia.

Fenomena viral ini kembali menegaskan bahwa perang modern tidak hanya berlangsung di medan tempur, tetapi juga di ruang digital—di mana satu video singkat mampu membentuk persepsi jutaan orang di seluruh dunia.