Viral Tepuk Sakinah Kemenag, Calon Pengantin Wajib Tahu Makna di Baliknya!
Viral di media sosial, Tepuk Sakinah dari Kemenag jadi sorotan. Bukan sekadar hiburan, yel-yel ini sarat makna dan ajarkan lima pilar keluarga sakinah bagi calon pengantin.
INFOBAIK I JAKARTA, - Fenomena unik tengah menyita perhatian warganet. Sebuah yel-yel sederhana bernama “Tepuk Sakinah” kini viral di media sosial dan menjadi bahan perbincangan hangat. Banyak yang penasaran, apa sebenarnya makna di balik gerakan tepuk tangan yang diperkenalkan Kementerian Agama (Kemenag) ini?
Ternyata, Tepuk Sakinah bukan sekedar hiburan atau gimmick belaka. Inovasi ini dirancang untuk membantu calon pengantin (catin) lebih mudah memahami dan mengingat lima pilar keluarga sakinah yang menjadi fondasi membangun rumah tangga yang harmonis.
Kelima pilar tersebut adalah:
1. Zawaj (Berpasangan) – hidup bersama dalam ikatan suci pernikahan.
2. Mitsaqan Ghalidzan (Janji Kokoh) – menjaga komitmen pernikahan dengan penuh tanggung jawab.
3. Mu'asyarah bil Ma'ruf (Saling Berbuat Baik) – membangun kasih sayang dan perlakuan yang adil.
4. Musyawarah (Berdiskusi) – menyelesaikan masalah dengan komunikasi sehat.
5. Taradhin (Saling Rela dan Menyenangkan) – saling merelakan, membahagiakan, dan mendukung satu sama lain.
Menurut Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad, Tepuk Sakinah sengaja dikemas dalam bentuk yel-yel dengan gerakan tepuk tangan agar suasana pembekalan calon pengantin lebih hidup. “Dengan cara ini, nilai-nilai keluarga sakinah lebih mudah diingat dan diinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya di Jakarta.
Netizen menilai Tepuk Sakinah mirip dengan tepuk pramuka atau bahkan tepuk anak TK. Namun, justru di situlah daya tariknya. Pesan penting tentang rumah tangga sakinah mawaddah wa rahmah disampaikan dengan cara yang menyenangkan, ringan, dan mudah diterima oleh siapa saja.
Tak heran jika Tepuk Sakinah langsung menjadi viral. Bukan hanya karena unik, tetapi juga karena menyimpan pesan moral mendalam yang sangat dibutuhkan para pasangan muda dalam menghadapi kehidupan rumah tangga.
