Warga Cimahi Pasang Plang "Rumah Dijual” Serentak, Protes Keberadaan Pabrik?
Warga Cimahi memasang sekitar 100 plang “Rumah Dijual” sebagai protes terhadap pabrik cokelat. DPRD Kota Cimahi akan memanggil pihak terkait.
INFOBAIK I BANDUNG, - Warga Kompleks Melong Green Garden, Kota Cimahi, Jawa Barat, memasang plang “Rumah Dijual” secara serentak untuk menyampaikan keberatan atas keberadaan pabrik cokelat yang berdiri di dekat permukiman mereka.
Warga RW 28 dan RW 06, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, memasang sekitar 100 plang di depan rumah mereka. Mereka juga membentangkan spanduk penolakan terhadap aktivitas pabrik tersebut.
Perwakilan warga, Arifin Hakim, mengatakan aksi itu menjadi bentuk kekecewaan warga setelah mereka berulang kali menyampaikan keluhan kepada pemerintah. Warga menilai aktivitas pabrik menimbulkan sejumlah gangguan di lingkungan permukiman.
“Ini bentuk dari puncak kekesalan warga karena keluhan kami selama ini tidak ditindaklanjuti,” kata Arifin kepada wartawan, Rabu (12/8).
Warga menyebut aktivitas pabrik menimbulkan persoalan berupa limbah cair, polusi udara, bau, dan kebisingan. Mereka mengaku telah merasakan dampak tersebut sejak pabrik mulai beroperasi pada 2016.
Arifin juga mempertanyakan perubahan fungsi bangunan. Menurut dia, pemilik awalnya membangun fasilitas tersebut sebagai gudang penyimpanan, tetapi kemudian mengembangkan bangunan hingga mendekati kawasan permukiman.
Warga juga mempersoalkan proses perizinan dan tata ruang. Mereka menyebut aktivitas produksi komersial telah berjalan sejak 2016, sedangkan izin baru terbit pada 2019.
Selain persoalan lingkungan dan tata ruang, warga mengaku menghadapi intimidasi saat menyampaikan keberatan. Karena itu, mereka memilih memasang plang dan spanduk sebagai bentuk protes terbuka kepada pemerintah daerah.
Hingga berita ini disusun, Pemerintah Kota Cimahi belum memberikan keterangan resmi mengenai aksi warga dan keberadaan pabrik cokelat tersebut.
