Waspada! Gejala Ginjal Rusak Bisa Dikenali Saat Pagi Hari Setelah Bangun Tidur

Penurunan fungsi ginjal sering kali tidak disadari sejak dini, padahal organ ini memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan cairan dan membuang racun dari tubuh.

Jan 3, 2026 08:00 · 9 bulan lalu
Waspada! Gejala Ginjal Rusak Bisa Dikenali Saat Pagi Hari Setelah Bangun Tidur
Waspada! Gejala Ginjal Rusak Bisa Dikenali Saat Pagi Hari Setelah Bangun Tidur /klikdokter

INFOBAIK I JAKARTA, - Penurunan fungsi ginjal sering kali tidak terganggu sejak dini, padahal organ ini memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan cairan dan membuang racun dari tubuh 

Menurut Kidney Care UK, tubuh sebenarnya memberikan tanda-tanda tertentu yang bisa muncul sejak pagi hari setelah bangun tidur, dan ini penting untuk diketahui sebelum kerusakan semakin parah.

Dikutip dari Times of India, Kidney Care UK menemukan bahwa indikator awal yang menunjukkan penurunan fungsi ginjal umumnya meliputi pembengkakan wajah hingga perubahan pada urin. Tanda-tanda ini biasanya diketahui saat pagi hari, setelah seseorang bangun dari tidur.

Berikut diketahui gejala-gejala ginjal rusak yang bisa pada pagi hari.

1. Wajah Bengkak

Jika seseorang bangun tidur dengan keadaan wajah bengkak, ini merupakan tanda klasik dari edema ginjal atau menumpuknya cairan berlebih di jaringan tubuh. Kondisi ini terjadi karena ginjal yang tidak berfungsi dengan baik untuk membuang kelebihan cairan dan natrium dari darah

Retensi natrium akibat penyakit ginjal akan semakin meningkatkan total cairan tubuh. Seiring waktu, pembengkakan akan menuju ke kaki.

2. Urine Berbusa

Salah satu aktivitas pagi hari setelah bangun tidur adalah buang air kecil. Jika fungsi ginjal mulai menurun, maka urine bisa saja berbusa atau bergelumbang.

Busa yang melimpah dan terus menerus, serta tak kunjung hilang merupakan tanda urine kelebihan protein atau gejala awal kerusakan glomerulus.

3. Kulit Kering dan Gatal

Ginjal yang rusak juga akan berdampak pada kondisi xerosis atau kulit kering adalah kondisi ketika lapisan terluar kulit (epidermis) kekurangan kadar udara secara berlebihan. Kondisi ini juga berkontribusi terhadap rasa gatal, seringkali di punggung atau lengan.