XLSMART Terapkan Registrasi SIM Biometrik Wajah dan eSIM, Standar Baru Keamanan Digital Indonesia

XLSMART menghadirkan standar baru keamanan telekomunikasi nasional melalui registrasi SIM berbasis biometrik wajah dan eSIM terintegrasi Dukcapil. Registrasi cepat, aman, dan praktis.

Mar 5, 2026 14:00 · 7 bulan lalu
XLSMART Terapkan Registrasi SIM Biometrik Wajah dan eSIM, Standar Baru Keamanan Digital Indonesia
XLSMART Terapkan Registrasi SIM Biometrik Wajah dan eSIM, Standar Baru Keamanan Digital Indonesia

INFOBAIK I JAKARTA,– Transformasi keamanan layanan telekomunikasi nasional memasuki babak baru. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) resmi menghadirkan layanan registrasi kartu SIM berbasis biometrik wajah yang terintegrasi dengan eSIM, sekaligus menetapkan standar baru keamanan dan kenyamanan pelanggan di era digital.

Inovasi ini memanfaatkan teknologi face recognition berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dilengkapi liveness detection, sehingga mampu memastikan identitas pelanggan benar-benar valid dan mencegah penyalahgunaan data. Sistem verifikasi ini terhubung langsung dengan database Dukcapil, memastikan setiap proses registrasi berjalan akurat, aman, dan transparan.

Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, menegaskan bahwa implementasi biometrik wajah merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam melindungi data pelanggan.

“Validasi langsung ke database Dukcapil memastikan identitas pelanggan terlindungi dari potensi penyalahgunaan. Kami ingin pelanggan merasa aman dan nyaman, sejalan dengan visi XLSMART menjadi perusahaan yang paling dicintai pelanggan,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).

Tersedia di 143 Titik Layanan Nasional

Untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, XLSMART menghadirkan layanan registrasi biometrik di 143 titik layanan di berbagai wilayah Indonesia, terdiri dari 94 XL Center dan 51 Galeri Smartfren. Layanan ini diprioritaskan di wilayah dengan kepadatan pelanggan tinggi seperti Jabodetabek, Jawa Timur, dan Sumatera.

Tak hanya melalui gerai fisik, pelanggan juga dapat melakukan registrasi mandiri secara digital melalui situs resmi XL, AXIS, dan Smartfren, serta aplikasi myXL, AXISNET, dan mySF. Langkah ini membuat proses registrasi semakin inklusif, praktis, dan dapat dilakukan kapan saja.

Tekan Identitas Ganda hingga 80 Persen

Penerapan registrasi biometrik wajah memberikan manfaat signifikan. Berdasarkan studi GSMA, teknologi biometrik mampu menekan potensi identitas ganda hingga lebih dari 80 persen, serta meningkatkan efisiensi pengelolaan penipuan (fraud management) sebesar 20–30 persen.

Sementara itu, data National Institute of Standards and Technology (NIST) menyebutkan tingkat akurasi pengenalan wajah modern telah mencapai 95–99 persen, terutama dengan dukungan teknologi liveness detection untuk mencegah upaya pemalsuan.

Dari sisi kecepatan, proses registrasi yang sebelumnya memakan waktu 5–7 menit kini dapat diselesaikan kurang dari satu menit. XLSMART juga menegaskan bahwa data biometrik pelanggan tidak disimpan, melainkan hanya digunakan untuk validasi dan langsung diteruskan secara aman ke sistem Dukcapil.

Pengguna eSIM Tembus 1,6 Juta

Seiring penguatan keamanan registrasi, adopsi eSIM XLSMART juga menunjukkan tren positif. Hingga awal 2026, jumlah pengguna eSIM XLSMART telah menembus lebih dari 1,6 juta pelanggan, dan diproyeksikan terus meningkat.

Integrasi registrasi biometrik dengan eSIM dinilai mampu meminimalkan hambatan teknis saat aktivasi, sekaligus memberikan tingkat keamanan yang setara antara pengguna kartu fisik dan eSIM.

Melalui inovasi registrasi biometrik wajah dan eSIM ini, XLSMART menegaskan perannya dalam membangun ekosistem telekomunikasi Indonesia yang lebih aman, terpercaya, dan berorientasi pada pengalaman pelanggan, sekaligus mendukung percepatan transformasi digital nasional.