170 Relawan Kereta Api dan Pramuka Bantu Lancarkan Arus Mudik di Daop 2 Bandung

Sebanyak 170 relawan yang berasal dari komunitas pencinta kereta api dan Pramuka turun langsung membantu kelancaran pelayanan pelanggan selama masa Angkutan Lebaran 2025 di wilayah Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung.

Apr 5, 2025 15:50 · 2 tahun lalu
170 Relawan Kereta Api dan Pramuka Bantu Lancarkan Arus Mudik di Daop 2 Bandung
170 Relawan Kereta Api dan Pramuka Bantu Lancarkan Arus Mudik di Daop 2 Bandung

INFOBAIK I BANDUNG,– Sebanyak 170 relawan yang berasal dari komunitas pencinta kereta api dan Pramuka turun langsung membantu kelancaran pelayanan pelanggan selama masa Angkutan Lebaran 2025 di wilayah Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung.

Para relawan ini secara sukarela bertugas di sejumlah stasiun utama seperti Purwakarta, Cianjur, Padalarang, Gadobangkong, Cimahi, Bandung, Kiaracondong, Rancaekek, dan Cicalengka. Kegiatan posko yang mereka lakukan berlangsung sejak 24 Maret hingga 6 April 2025, dari pagi hingga malam hari.

"Partisipasi aktif para relawan dari Komunitas Pencinta Kereta Api seperti Edan Sepur, Sahabat Kereta Api, Railfans Cianjur, Railfans Cimahi, serta Pramuka sangat kami apresiasi. Kehadiran mereka membantu para pelanggan mudik dengan kereta api, menciptakan suasana yang nyaman dan tertib," ujar Kuswardojo, Manager Humasda Daop 2 Bandung, Sabtu (5/4/2025)

Para relawan menjalankan berbagai tugas seperti memberi informasi kepada pelanggan, membantu penumpang dengan kebutuhan khusus, serta mengatur alur naik-turun penumpang di stasiun. Mereka telah dibekali pelatihan singkat dan atribut khusus agar mudah dikenali.

Langkah ini menjadi bentuk sinergi antara PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan masyarakat dalam mendukung kelancaran arus mudik. Selain komunitas, PT KAI Daop 2 Bandung juga bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Kemenhub, dan instansi lainnya.

Hingga H+4 Angkutan Lebaran (5 April 2025), data mencatat sebanyak 367.176 pelanggan telah memiliki tiket keberangkatan dari Daop 2 Bandung, melampaui kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 103,3%. Hal ini dikarenakan adanya penumpang parsial dalam satu rangkaian kereta.

Stasiun Bandung menjadi yang paling sibuk dengan total 131.702 penumpang berangkat selama 16 hari, disusul Kiaracondong dengan 75.639 penumpang, dan Tasikmalaya dengan 22.828 penumpang. Untuk kedatangan, Stasiun Bandung menerima 142.316 penumpang, Kiaracondong 45.511 penumpang, dan Tasikmalaya 29.060 penumpang.

Sebagai antisipasi lonjakan, PT KAI menambahkan satu kereta kelas eksekutif pada KA Parahyangan relasi Bandung–Gambir PP hingga 8 April 2025.

PT KAI juga mengimbau pelanggan untuk memantau ketersediaan tiket lewat aplikasi Access by KAI, datang lebih awal ke stasiun, memperhatikan barang bawaannya, serta mematuhi peraturan, termasuk ketentuan boarding minimal 5 menit sebelum keberangkatan di Stasiun Bandung dan Kiaracondong.