Film Pabrik Gula Siap Guncang Amerika, Tayang di IMAX dan Premiere Los Angeles

Karya terbaru sutradara Awi Suryadi ini dijadwalkan tayang luas di bioskop Amerika Serikat dan Kanada, termasuk dalam format IMAX, pada April 2025.

Apr 6, 2025 18:00 · 2 tahun lalu
Film Pabrik Gula Siap Guncang Amerika, Tayang di IMAX dan Premiere Los Angeles
Film Pabrik Gula Siap Guncang Amerika, Tayang di IMAX dan Premiere Los Angeles

INFOBAIK I BANDUNG,-Film horor Indonesia Pabrik Gula siap menyebarkan teror hingga ke Amerika Utara bulan depan. Karya terbaru sutradara Awi Suryadi ini dijadwalkan tayang luas di bioskop Amerika Serikat dan Kanada, termasuk dalam format IMAX, pada April 2025.

Namun sebelum itu, Pabrik Gula akan lebih dulu melakukan pemutaran perdana (Premiere) di Los Angeles pada 27 Maret 2025, seperti dilaporkan Deadline pada Minggu (16/3). Ini menjadi langkah besar bagi perfilman horor Indonesia untuk menembus pasar internasional.

Di Indonesia sendiri, film ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai akhir Maret 2025, berdekatan dengan momen Lebaran dan peluncuran proyek baru Awi Suryadi lainnya.

Pabrik Gula mengisahkan sekelompok buruh musiman, termasuk Endah (Ersya Aurelia) dan Jaka (Arbani Yasiz), yang tiba di sebuah pabrik gula tua dan justru terjebak dalam teror mengerikan. Mereka dihadapkan pada kekuatan gaib penuh dendam setelah melanggar aturan tak tertulis yang ada di tempat itu.

Teror demi teror memaksa mereka untuk mengungkap rahasia kelam di balik kekuatan jahat yang menghantui pabrik, sebelum semuanya terlambat.

Film ini turut dibintangi oleh Erika Carlina, Bukie B. Mansyur, Wavi Zihan, Benidictus Siregar, Arif Alfiansyah, dan Sadana Agung Sulistya.

Distribusi di Amerika Utara ditangani oleh EST N8, yang sebelumnya juga membawa beberapa film horor Indonesia lainnya seperti Sorop, Utang Nyawa, dan Perewangan.

CEO MD Entertainment Manoj Punjabi menyampaikan antusiasmenya atas penayangan internasional ini.

"Dengan kengeriannya yang mencekam, cerita rakyat yang mengakar kuat, dan tontonan sinematik yang memukau, kami yakin Pabrik Gula akan meninggalkan dampak yang abadi bagi penonton internasional," ujarnya.

Untuk penayangan di Indonesia, Pabrik Gula hadir dalam dua versi:

Versi Jam Kuning (17+), yang bisa ditonton lebih bebas

Versi Jam Merah (21+ Uncut), dengan durasi lebih panjang satu menit dan hanya diputar malam hari di bioskop tertentu

"Kami kasih pilihan supaya penonton bisa lebih menentukan tertarik yang mana," kata Manoj.

Dengan perpaduan horor lokal dan pendekatan sinematik modern, Pabrik Gula digadang-gadang menjadi salah satu film Indonesia yang paling dinanti, baik di dalam negeri maupun di kancah internasional.