Belanda Kirim Sinyal Juara Piala Dunia 2026, Pecahkan Rekor Brasil Usai Hancurkan Swedia 5-1

Belanda menghancurkan Swedia 5-1 dan memecahkan rekor Brasil di Piala Dunia 2026. Oranje kini mencatat 14 laga beruntun tanpa kekalahan dan menguat sebagai kandidat juara.

Jun 21, 2026 16:00 · 4 bulan lalu
Belanda Kirim Sinyal Juara Piala Dunia 2026, Pecahkan Rekor Brasil Usai Hancurkan Swedia 5-1
Belanda Kirim Sinyal Juara Piala Dunia 2026, Pecahkan Rekor Brasil Usai Hancurkan Swedia 5-1/ AP Photo

INFOBAIK I HOUSTON,- Belanda mengirim pesan keras kepada seluruh peserta Piala Dunia 2026 setelah menghancurkan Swedia dengan skor telak 5-1 pada laga Grup F di Houston, Amerika Serikat, Sabtu (20/6/2026). 

Kemenangan tersebut tidak hanya mengantarkan Oranje ke puncak klasemen sementara, tetapi juga memecahkan rekor yang selama puluhan tahun dipegang Brasil.

Tim asuhan Ronald Koeman kini mengoleksi 14 pertandingan beruntun tanpa kekalahan di ajang Piala Dunia. Catatan itu melampaui rekor Brasil yang sebelumnya membukukan 13 laga tak terkalahkan pada rentang Piala Dunia 1958 hingga 1966.

Rekor tersebut semakin memperkuat status Belanda sebagai salah satu kandidat terkuat untuk merebut trofi Piala Dunia 2026. Setelah sempat ditahan imbang pada laga pembuka, Oranje menjawab keraguan publik dengan penampilan yang sangat dominan saat menghadapi Swedia.

Belanda langsung mengambil kendali permainan sejak menit awal. Brian Brobbey tampil sebagai pembeda dengan mencetak dua gol pada babak pertama dan membawa timnya unggul 2-0 saat turun minum.

Dominasi Belanda berlanjut pada babak kedua. Cody Gakpo menunjukkan kualitasnya sebagai ujung tombak dengan mencetak dua gol tambahan yang membuat pertahanan Swedia runtuh. Saat pertandingan memasuki fase akhir, Crysencio Summerville melengkapi pesta gol Oranje sekaligus menegaskan superioritas timnya.

Swedia hanya mampu membalas melalui Anthony Elanga. Namun gol tersebut tidak mampu mengubah jalannya pertandingan karena Belanda tetap tampil jauh lebih efektif dan agresif sepanjang laga.

Pelatih Ronald Koeman menilai kemenangan besar tersebut menjadi modal penting untuk membangun kepercayaan diri tim dalam menghadapi fase-fase krusial turnamen.

Menurut Koeman, Belanda berhasil menunjukkan kualitas permainan yang dapat membuat lawan-lawan mereka lebih waspada. Ia juga menegaskan bahwa timnya memiliki kemampuan untuk memberikan ancaman serius kepada siapa pun di Piala Dunia 2026.

Keputusan Koeman menurunkan Brian Brobbey sebagai starter juga terbukti tepat. Sebelum pertandingan ini, striker Sunderland tersebut hanya mengoleksi satu gol dari 13 penampilan bersama tim nasional. Namun kepercayaan yang diberikan pelatih langsung dibayar dengan dua gol penting.

Di kubu lawan, pelatih Swedia Graham Potter mengakui timnya kalah dari Belanda yang tampil jauh lebih matang dan efektif. Potter menilai anak asuhnya masih membutuhkan pengalaman untuk bersaing di level tertinggi turnamen dunia.

Kekalahan 1-5 juga menjadi catatan pahit bagi Swedia karena menjadi hasil terburuk mereka di Piala Dunia sejak dibantai Brasil 1-7 pada edisi 1950.

Dengan tambahan tiga poin, Belanda kini memimpin Grup F dengan koleksi empat poin. Oranje hanya membutuhkan hasil positif pada laga terakhir melawan Tunisia untuk mengamankan posisi teratas grup.

Lebih dari sekadar kemenangan, keberhasilan mematahkan rekor Brasil menjadi bukti bahwa Belanda kini memasuki era baru sebagai kekuatan besar sepak bola dunia. 

Jika mampu mempertahankan performa impresif tersebut, Oranje berpeluang besar mengakhiri penantian panjang mereka untuk meraih gelar juara dunia pertama dalam sejarah.