Di Luar Ekspektasi! Street Wars One Decade Prostreet Diserbu Ribuan Biker Sejak Pagi, Satukan Semua Genre Motor
Di luar ekspektasi penyelenggara, ribuan biker justru sudah memadati lokasi sejak pagi hari, jauh lebih awal dari perkiraan yang semula diprediksi ramai pada sore hingga malam hari.
INFOBAIK I BANDUNG, – Antusiasme penggemar otomotif membludak di gelaran Street Wars One Decade Prostreet yang digelar di Bandung, Sabtu (14/12/2025). Di luar
Owner Prostreet Indonesia, Fredy Hadiono, mengungkapkan fenomena ini terjadi karena kuatnya ambience kompetisi dan daya tarik lintas genre motor yang dihadirkan dalam satu event besar.
, ribuan biker justru sudah mengejar lokasi sejak pagi hari, jauh lebih awal dari perkiraan yang semula diprediksi ramai pada sore hingga malam hari
Owner Prostreet Indonesia, Fredy Hadiono, mengungkapkan fenomena ini terjadi karena kuatnya ambience kompetisi dan daya tarik lintas genre motor yang dihadirkan dalam satu event besar.
“Saya kira pengunjung datangnya sore-sore, ternyata dari awal event sudah ramai. Teman-teman kemarin juga sudah lumayan ramai, jadi bisa dibayangkan nanti malam bakal lebih rame lagi,” ujar Fredy.
Ia berharap Street Wars mampu melahirkan tren baru di dunia otomotif, khususnya di Bandung dan Indonesia pada umumnya.
“Mudah-mudahan ini jadi hal terbaru dan tren baru buat dunia otomotif Bandung, bahkan Indonesia,” tambahnya.
Disiapkan Jadi Event Tahunan
Fredy mengaku puas dengan pelaksanaan event perdana ini meski persiapannya penuh tantangan.
"Upaya persiapannya-nya besar. Kita memaksakan banyak hal supaya hari ini maksimal. Rencananya ini akan jadi event tahunan, ini volume 1," ungkapnya.
Ke depan, nama Street Wars akan menjadi agenda rutin yang berdiri independen, meski tahun depan Prostreet juga akan terlibat sebagai sponsor dalam rangkaian One Decade Bandung.
“Event ini netral, tidak berpihak ke mana-mana. Tujuannya agar semua apparel dan UMKM otomotif Bandung bisa berkumpul di satu acara,” katanya.
Kolaborasi dengan IMI Jawa Barat juga dipastikan akan diperkuat di edisi selanjutnya. Acara tahun ini pun portofolio menjadi penting untuk pengembangan konsep yang lebih besar.
“Tahun depan harapannya bukan sekedar kompetisi, tapi ada booth pameran, tenant-tenant, bahkan bazarnya anak motor,” ujarnya.
Peserta Datang dari Seluruh Indonesia
Sementara itu, CEO Street Wars, Widi Islamic Akbar, mengaku terkejut dengan tingginya antusiasme sejak pagi hari.
"Biasanya anak motor pagi-pagi belum ramai, tapi ini di luar ekspektasi. Mungkin karena sunmori juga, banyak yang riding dari luar kota bahkan dari hari sebelumnya," kata Widi.
Tak hanya dari Bandung, peserta dan pengunjung datang dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bogor, Bali, Jawa Tengah, hingga wilayah lainnya.
"Saya pikir cuma pengunjung Bandung, ternyata antusiasnya luar biasa. Ini pengalaman baru buat saya," ungkapnya.
Menariknya, banyak peserta baru saja hadir mendekati akhir acara atau secara mendadak.
"Modifikasi motor sampai subuh, langsung loading, daftar, dan display. Freestyle juga ada yang riding ke sini, istirahat sebentar, latihan, langsung tampil," jelasnya.
Ribuan Peserta, Dragbike Paling Membludak
Dari sisi angka, Street Wars Vol. 1 mencatat partisipasi yang luar biasa:
Kontes modifikasi: sekitar 300–400 peserta
Freestyle: target 50 peserta, terdaftar 40 peserta
Dragbike: tembus 500 peserta, jauh di luar perkiraan panitia
Widi berharap Street Wars bisa menjadi agenda rutin tahunan dan menciptakan sejarah serta kebiasaan baru di dunia olahraga otomotif.
“Setiap tahun saya ingin ada acara seperti ini. Nantinya setiap kategori bisa berjalan seri dan bertemu di Street Wars setiap tahunnya,” tegasnya.
Kolaborasi dengan IMI Jabar akan menjadi kunci ke depan agar kompetisi tetap aman, nyaman, dan berkualitas.
“Intinya kita harus sama-sama nyaman. Rider, penyelenggara, dan regulator berkolaborasi supaya skill, adrenalin, dan dukungan teknis bisa tersalurkan dengan baik,” tutupnya.
