Doa Ustaz Derry Sulaiman Jadi Nyala Harapan untuk Ammar Zoni di Nusakambangan
Di tengah kasus narkoba yang menjerat Ammar Zoni, doa tulus Ustaz Derry Sulaiman menjadi cahaya harapan. Ia yakin Ammar difitnah dan berhak atas keadilan serta kesempatan untuk bangkit.
INFOBAIK I JAKARTA, - Di tengah tembok tebal dan penjagaan super ketat Lapas Super Maksimum Nusakambangan, nama Ammar Zoni kembali jadi sorotan publik. Namun di balik kerasnya dunia hukum dan pemberitaan yang tajam, ada suara lembut doa yang terus bergema untuknya — datang dari seorang sahabat yang tak meninggalkannya: Ustaz Derry Sulaiman.
Ustaz Derry bukan sekadar pengingat spiritual, melainkan teman seperjuangan dalam proses hijrah Ammar Zoni. Ketika publik ramai mencemooh, ia justru memilih diam dan berdoa. Bagi Derry, perjalanan Ammar bukan sekadar kisah hukum, tapi ujian hidup seorang manusia yang sedang berjuang menemukan cahaya di tengah gelapnya masa lalu.
“Saya percaya Ammar tidak seperti yang dituduhkan. Dia bukan bandar narkoba. Semua itu fitnah. Saya hanya berharap Allah menurunkan keadilan yang sesungguhnya,” tutur Ustaz Derry dengan nada tenang, Jumat (17/10/2025).
Doa itu bukan sekadar kata. Ia menjadi benteng spiritual bagi Ammar yang kini hidup dalam rutinitas ketat di penjara paling berbahaya di Indonesia. Derry menyebut bahwa Ammar sempat mengirim sepucuk surat tangan sebelum dipindahkan ke Nusakambangan — surat yang menurutnya menunjukkan penyesalan sekaligus keteguhan iman.
“Dalam suratnya, Ammar menulis bahwa ia ingin berubah. Ia sadar kesalahan masa lalunya, tapi tuduhan kali ini terlalu kejam. Saya menangis waktu membacanya,” ujar Derry dengan mata berkaca-kaca.
Namun bagi Derry, doa itu tidak hanya untuk Ammar. Ia juga ditujukan bagi para penegak hukum yang menangani kasus sang aktor. Ia percaya, keadilan sejati tidak hanya terletak pada hukum manusia, tetapi juga pada ketulusan hati dalam menegakkannya.
“Semoga para hakim, jaksa, dan polisi diberi kekuatan untuk berlaku adil. Keadilan untuk Ammar adalah ujian bagi kita semua,” imbuhnya.
Ustaz Derry Sulaiman mengajarkan, bahwa di balik jeruji besi sekalipun, doa masih bisa menembus batas penjara — lebih kuat dari opini publik, lebih dalam dari luka masa lalu.
“Saya hanya ingin Ammar kembali jadi dirinya yang dulu, yang mencintai Allah, keluarganya, dan kehidupannya. Tidak ada manusia yang sempurna, tapi selalu ada harapan bagi yang ingin bertobat,” pungkas Derry.
