Dunia Internet Berkumpul di Jakarta, APRICOT 2026 Soroti Masa Depan Jaringan Global
Jakarta menjadi pusat perhatian dunia digital lewat APRICOT 2026. Lebih dari 900 pakar Internet global berkumpul membahas masa depan jaringan, keamanan siber, dan ketahanan Internet Asia Pasifik.
INFOBAIK I JAKARTA, — Jakarta menjadi sorotan dunia digital. Lebih dari 900 pakar Internet dan pemimpin teknologi dari 50 negara dijadwalkan berkumpul dalam APRICOT 2026, forum strategis yang membahas masa depan jaringan Internet global di tengah lonjakan pengguna dan ancaman keamanan siber.
Diselenggarakan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), APRICOT 2026 menghadirkan pelaku utama ekosistem digital, mulai dari operator jaringan nasional hingga raksasa teknologi dunia seperti Google, Amazon, dan Meta. Forum ini menjadi ruang penting untuk membahas teknologi jaringan mutakhir dan ketahanan Internet lintas negara.
Ketua APJII Muhammad Arif menegaskan, kepercayaan internasional kepada Indonesia sebagai tuan rumah mencerminkan kemajuan infrastruktur digital nasional yang terus menguat.
“APRICOT menjadi bukti kontribusi kolektif 1.469 penyelenggara jasa Internet di Indonesia dalam memperkuat fondasi Internet nasional,” ujarnya, Sabtu (7/2/2026)
Sejumlah tokoh dunia turut hadir sebagai pembicara kunci, di antaranya pakar keamanan siber Budi Rahardjo, sejarawan Internet Universitas Harvard Jim Cowie, serta Network Engineer Google, Jen Linkova. Kehadiran mereka mempertegas posisi APRICOT sebagai forum strategis yang menjembatani teknologi, kebijakan, dan praktik terbaik global.
Direktur Eksekutif APNOG, Philip Smith, menilai pertemuan tatap muka seperti APRICOT krusial untuk menjaga ketahanan Internet dunia. Sementara Direktur Jenderal APNIC, Jia Rong Low, menyoroti lonjakan pengguna Internet Indonesia yang kini mencapai lebih dari 229 juta orang sebagai faktor penting kepemimpinan digital Indonesia di Asia Pasifik.
Upacara Pembukaan APRICOT 2026 akan digelar Senin, 9 Februari 2026 pukul 11.00 WIB di Sheraton Gandaria City, Jakarta, menandai peran Indonesia sebagai salah satu poros penting Internet kawasan.
