Ekspor Bulu Mata Palsu Indonesia ke Kolombia Tembus USD 33.200

Oct 23, 2022 23:06 · 4 tahun lalu
Ekspor Bulu Mata Palsu Indonesia ke Kolombia Tembus USD 33.200
Pameran Ekspor Indonesia

INFOBAIK.ID I TANGERANG,- Produsen bulu mata palsu binaan Desa Sejahtera Astra (DSA) yang berlokasi di Purworejo kembali berhasil mengekspor produknya tersebut. 

Kali ini pembeli dari Kolombia memastikan keberminatannya dengan melakukan nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani Flavio Nieves, perwakilan dari Beauty Group International Colombia bersama fasilitator DSA, Dewi Ekha Hariasyanti, di Trade Expo Indonesia (TEI), di BSD City, Tangerang, Jumat (21/10/2022)

Fasilitator DSA, Dewi Ekha Hariasyanti
mengatakan, penjualan bulu mata palsu ke Kolombia ini senilai USD 33.200.

 "Jumlah eskpor kali ini sebanyak 61 ribu pcs bulu mata," katanya.

Ekspor Ini menambah daftar keberhasilan produsen binaannya karena sebelumnya juga mengekspor ke Amerika Serikat, Turki, Inggri, Perancis, Belgia,  Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Nigeria, dan Zimbabwe. 

Dewi menyebutkan sejumlah negara lain menjadi sasaran penjualannya seperti Korea Selatan,  Malaysia, dan Jerman.

"Semoga ekspor bulu mata ini bisa terus berlanjut ke negara lain, dan kembali mendapat pesanan dari negara yang sudah memesan," katanya. 

Bulu mata palsu ini merupakan karya sekitar 200 pengrajin yang semuanya merupakan warga Purworejo Jawa Tengah.
Mereka dibina DSA melalui fasilitator PT Diva Prima Cemerlang. "Kami memberdayakan warga desa, masyarakat lokal," imbuhnya

Adapun, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Didi Sumedi  mengapresiasi ekspor ini. Ia juga mengajak pelaku usaha lainnya agar senantiasa berorientasi ekspor.

Terlebih, setelah dunia dihadapkan krisis akibat pandemi covid-19, diharapkan ketahanan desa merupakan peluang dan langkah penting untuk menggerakan perekonomian nasional. 

"Program Desa Sejahtera Astra merupakan satu titik balik untuk melakukan pemulihan perekonomian Indonesia dan diharapkan mampu mencapai target perdagangan lintas batas," katanya.

"Diharapkan TEI ini bisa dimanfaatkan seluruh pelaku usaha termasuk binaan PT Astra International Tbk untuk memasarkan produk unggulan agar bisa meningkatkan ekspor," pungkasnya