Gubernur KDM dan Dirut KAI Bahas Modernisasi Jalur Kereta Jakarta-Bandung

Nov 8, 2025 14:00 · 11 bulan lalu
Gubernur KDM dan Dirut KAI Bahas Modernisasi Jalur Kereta Jakarta-Bandung
Gubernur KDM dan Dirut KAI Bahas Modernisasi Jalur Kereta Jakarta-Bandung

INFOBAIK I BANDUNG, - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin membahas rencana modernisasi jalur kereta api Jakarta–Bandung agar waktu singkat dapat dipangkas menjadi sekitar 1,5 jam.

Dalam pembicaraan tersebut, KDM--sapaan akrab Dedi Mulyadi --menegaskan modernisasi jalur kereta ini menjadi langkah strategi untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memperkuat perekonomian Jawa Barat.

“Kalau jalur kereta Jakarta–Bandung dimodernisasi, perjalanannya bisa ditempuh hanya dalam satu setengah jam. Tiket sekitar 150 sampai 300 ribu rupiah, saya yakin kereta akan selalu penuh,” ujar KDM, Kamis (6/11/2025)

Sementara itu, Dirut KAI Bobby Rasyidin menjelaskan, modernisasi jalur dapat dilakukan tanpa harus membangun jalur baru. 

Langkah utama yang diperlukan adalah perbaikan rel yang ada, distorsi tikungan (_healing_) dan kemiringan jalur, serta penerapan teknologi _tilting_ pada bogie agar kereta dapat melaju stabil di kontur jalur yang berkelok.

“Dengan jalur yang ada sepanjang sekitar 150 kilometer, estimasi biaya perbaikan sekitar 8 triliun rupiah. Investasi itu mencakup peningkatan kualitas rel, pembangunan terowongan dan jembatan baru di sejumlah titik, serta penyempurnaan sistem _double track_,” kata Bobby.

KDM menambahkan, proyek ini dapat menjadi model kolaborasi antara pemerintah pusat, Pemdaprov Jabar, pemerintah kota/kabupaten, hingga masyarakat. 

"Kita bisa ajak Pemkot Bandung, para pembisnis hotel untuk berinvestasi. Karena orang Jakarta banyak yang berwisata ke Bandung, karena ini akan berdampak terhadap perkembangan tingkat kunjungan (wisata). Bisa kita buat saham warga Jabar, nanti warga Jabar nanti punya kereta yang diproduksi di dalam negeri, punya kualitas menggunakan energi dalam negeri, ini yang dari Jakarta - Bandung," pungkas KDM.