Guru di Pedalaman Kalimantan Gunakan Teknologi AI untuk Memotivasi Murid-Muridnya
Selly, seorang guru SMP yang tinggal di daerah tanpa listrik dan jaringan internet, menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk menciptakan potret masa depan murid-muridnya dengan berbagai profesi
INFOBAIK I PALANGKARAYA, – Seorang guru di pedalaman Kalimantan berhasil mencuri perhatian publik dengan cara unik memotivasi murid-muridnya untuk meraih cita-cita. Selly, seorang guru SMP yang tinggal di daerah tanpa listrik dan jaringan internet, menggunakan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) untuk menciptakan potret masa depan murid-muridnya dengan berbagai profesi
"Sekalipun tinggal di pedalaman Kalimantan dan hidup tanpa listrik dan jaringan internet, bukan berarti kalian tidak boleh bermimpi. Bagaimana pun takdir hidup selanjutnya, tugas seorang guru adalah memberikan keberanian bermimpi kepada murid-muridnya. Selamat memupuk mimpi dan menumbuhkannya satu demi satu. Palangka Raya, 7 Januari 2025," tulis unggahan guru bernama Selly tersebut di akun TikTok pribadinya @sellyve
Mengutip liputan6.com, tampak dalam video, ia memberikan kepada murid-muridnya foto yang sudah dimodifikasi dengan teknologi Artificial Intelegent (AI). Seorang murid yang pertama menerima potret saat dirinya menjadi pria berseragam aparat, kemudian seorang murid lain mengenakan pakaian pramugari.
Ada pula murid yang memakai pakaian dokter, lalu seorang pegawai pemerintahan. Ekspresi sang murid yang menerima foto tersebut tampak sambil kaget dan tertawa. Sesama murid, saling melihat potret profesi masa depan apa yang diperolehnya di masa depan.
Unggahan yang kemudian diposting ulang akun Instagram @fyifact tersebut menuai ribuan komentar. "Di pedalaman tapi muridnya ganteng semua, mantap emang Kalimantan," tulis seorang warganet.
"Ya Ampun, terharu aku lihat anak-anak diperlakukan dengan baik dan dikasihi motivasi yang indah dan tak terlupakan," sambung warganet.
Tanggapan Warganet
"Bagus, tunggu seminggu lagi guru lain update yang sama," kata warganet. "Kalau digunakan dengan benar bisa menghasilkan hal positif kok," seru warganet
“Makasih sudah menghidupkan mimpi dan cita-cita siswa,” balas warganet. "Kok aku nangis ya lihat ini," kata warganet.
"Senyumnya polos, masih terlihat lugu. Tanpa polesan make up seperti anak2 SMP di kota2 pada umumnya... Terharu semoga mereka menjadi anak2 yang sukses, Guru2 disana panjang umurnya," tulis warganet.
