Hiburan Asrama di Telkom University Mendadak Viral, Kampus Kawal Dugaan Perundungan Mahasiswa Baru
Kampus turun tangan dan memastikan pemeriksaan serta pendampingan terhadap mahasiswa terdampak.
INFOBAIK I BANDUNG – Aktivitas di asrama mahasiswa yang semestinya menjadi ruang untuk beristirahat, berinteraksi, dan membangun pertemanan mendadak menjadi sorotan publik.
Sebuah video yang memperlihatkan dugaan perundungan terhadap mahasiswa baru di asrama Telkom University, Bandung, viral di media sosial dan memicu perhatian terhadap keamanan lingkungan kampus.
Video yang beredar memperlihatkan dugaan tindakan perundungan terhadap mahasiswa yang merupakan teman sekamar. Rekaman tersebut menyebar melalui media sosial dan menuai beragam tanggapan dari warganet.
Peristiwa ini kembali memunculkan perhatian terhadap kehidupan mahasiswa baru di lingkungan asrama. Selain menjadi tempat tinggal selama menempuh pendidikan, asrama kampus juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk beradaptasi dengan lingkungan baru, membangun relasi sosial, dan belajar hidup bersama.
Namun, interaksi antarmahasiswa perlu berlangsung dalam suasana yang aman dan saling menghormati. Aktivitas bersama, termasuk hiburan atau kegiatan di kamar asrama, tidak seharusnya menjadi alasan untuk melakukan intimidasi maupun tindakan yang merendahkan orang lain.
Menanggapi kasus yang menjadi perhatian publik tersebut, Telkom University menyatakan tengah melakukan penanganan melalui unit terkait. Kampus juga memastikan pendampingan terhadap mahasiswa yang terdampak menjadi bagian dari proses penanganan.
Humas Telkom University, Adrianai, mengatakan pihaknya memahami keprihatinan masyarakat atas dugaan perundungan tersebut.
"Telkom University memahami keprihatinan yang muncul atas peristiwa tersebut. Kami menegaskan bahwa keselamatan, keamanan, dan kesejahteraan seluruh mahasiswa merupakan prioritas institusi," kata Adrianai dalam keterangannya di Bandung, Sabtu (10/10/2026).
Dia menjelaskan, penanganan dilakukan oleh Direktorat Kemahasiswaan, Karier, dan Alumni bersama Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT).
Menurutnya, pemeriksaan dilaksanakan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku dengan mengedepankan perlindungan terhadap pihak yang terdampak serta menjaga kerahasiaan identitas seluruh pihak yang terlibat.
"Kami memastikan pemeriksaan dilakukan secara objektif, menyeluruh, dan berkeadilan. Perlindungan serta pendampingan terhadap pihak yang terdampak juga menjadi perhatian dalam proses penanganan ini," ujarnya.
Adrianai menegaskan, kampus tidak membenarkan segala bentuk perundungan, intimidasi, maupun kekerasan di lingkungan pendidikan. Setiap tindakan yang terbukti melanggar ketentuan akan ditindaklanjuti sesuai peraturan yang berlaku.
Di tengah penyebaran video tersebut, Telkom University juga mengimbau masyarakat agar bijak menyikapi informasi yang beredar. Warganet diminta tidak menyebarluaskan identitas maupun konten pribadi pihak-pihak yang terlibat untuk mencegah dampak lanjutan.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa kehidupan di asrama tidak hanya berkaitan dengan fasilitas tempat tinggal dan aktivitas mahasiswa, tetapi juga menyangkut pembentukan lingkungan sosial yang aman. Ruang yang seharusnya mendukung proses belajar dan membangun pertemanan perlu terbebas dari perilaku yang dapat merugikan orang lain.
Telkom University menyatakan berkomitmen mengawal penanganan kasus tersebut secara bertanggung jawab dengan tetap menghormati hak dan privasi seluruh pihak.

