Indonesia Masih Kekurangan 400 Ribu Talenta Digital, Telkomsel Tancap Gas Lewat IndonesiaNEXT ke-10
Indonesia masih kekurangan 400 ribu talenta digital setiap tahun. Telkomsel menjawab tantangan ini lewat IndonesiaNEXT ke-10 dengan pelatihan berbasis AI, sertifikasi industri, dan peluang karier bagi generasi muda.
INFOBAIK I BANDUNG,- Indonesia tengah menghadapi tantangan besar di era transformasi digital. Di tengah pesatnya adopsi teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI), kebutuhan akan talenta digital terus melonjak tajam.
Namun, kenyataannya menunjukkan bahwa Indonesia masih kekurangan sekitar 400 ribu talenta digital setiap tahunnya—sebuah angka yang menjadi alarm serius bagi masa depan industri nasional.
Menjawab tantangan tersebut, Telkomsel kembali menghadirkan program unggulannya, IndonesiaNEXT, yang kini memasuki tahun ke-10. Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) ini dirancang sebagai solusi konkret untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri digital yang semakin kompleks.
Mengusung tema “AI Driven Digital Talents: Enhancing Skills for Future Challenges”, IndonesiaNEXT 2026 didedikasikan untuk mencetak talenta muda yang siap menghadapi tantangan industri berbasis AI. Program ini tidak hanya memberikan teori, tetapi juga pengalaman praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
General Manager Mobile Consumer Business Region Jawa Barat Telkomsel, Anandoz Bangsawan, menegaskan bahwa IndonesiaNEXT menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat ekosistem digital nasional.
“Indonesia masih membutuhkan ratusan ribu talenta digital setiap tahun. Melalui IndonesiaNEXT, kami ingin membekali generasi muda dengan keterampilan berbasis AI yang aplikatif serta membuka akses ke peluang karier di industri digital,” ujarnya, Selasa (14/4/2026)
Berbeda dari program pelatihan biasa, IndonesiaNEXT mengusung pendekatan berbasis peran yang unik. Peserta akan dibina sesuai minat dan potensinya sebagai Hustler (Project Manager), Hipster (UI/UX Designer), dan Hacker (Programmer). Metode ini memungkinkan peserta memahami langsung dinamika kerja di industri digital.
Selain itu, Telkomsel juga memperkuat pertunjukan dengan berbagai program unggulan seperti hackathon, role-oriented tutoring, career coaching, hingga mentoring intensif bersama para praktisi industri. Pendekatan ini dirancang agar peserta tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga matang secara profesional.
Program IndonesiaNEXT ke-10 resmi dimulai melalui roadshow “IndonesiaNEXT Goes to Campus” yang dibuka di Institut Teknologi Bandung pada 14 April 2026.
Kegiatan ini akan berlanjut di sejumlah kampus ternama lainnya seperti Universitas Gadjah Mada, BINUS University, dan Universitas Brawijaya.
Sejak pertama kali diluncurkan, IndonesiaNEXT telah menjangkau lebih dari 96.000 mahasiswa dari 705 perguruan tinggi di 38 provinsi. Selain itu, lebih dari 9.000 peserta telah mendapatkan sertifikasi berstandar industri—sebuah capaian yang menampilkan dampak nyata program ini dalam mencetak talenta digital unggul.
Di tengah meningkatnya adopsi AI oleh lebih dari 70 persen perusahaan di Indonesia, langkah Telkomsel melalui IndonesiaNEXT menjadi semakin relevan. Program ini bukan sekedar pelatihan, melainkan investasi jangka panjang untuk memastikan Indonesia tidak tertinggal dalam persaingan global.
Pendaftaran IndonesiaNEXT 2026 masih dibuka hingga 31 Mei 2026. Bagi generasi muda yang ingin menjadi bagian dari solusi dan mengambil peran dalam masa depan digital Indonesia, ini menjadi kesempatan emas yang tidak boleh dilewatkan.
