Insiden As Roda Chery Omoda 5 di Malaysia Jadi Sorotan, Penyebab Masih Diselidiki
Insiden as roda belakang Chery Omoda 5 terlepas di Malaysia menjadi sorotan. Penyebab kejadian masih diselidiki dan menunggu keterangan resmi.
INFOBAIK I JAKARTA – Insiden yang melibatkan Chery Omoda 5 di Malaysia kembali menyoroti pentingnya pemeriksaan komponen kendaraan, setelah bagian as roda belakang mobil tersebut dilaporkan terlepas saat melaju di jalan raya.
Peristiwa itu menjadi perhatian setelah foto dan video kondisi kendaraan beredar di media sosial X. Dalam rekaman yang beredar, Omoda 5 terlihat berhenti dalam posisi melintang di jalan, sementara roda belakang masih terpasang pada bagian poros yang terpisah dari bodi kendaraan.
BACA JUGA: Tren Ngopi Makin Kuat, TOP Coffee Bagikan 10.000 Kopi Gratis di 4 Kota
Bagian belakang kanan kendaraan juga terlihat mengalami kerusakan. Di sekitar lokasi terdapat sepeda motor yang berhenti, sementara pengendara sepeda motor dan penumpang mobil dilaporkan berada di tepi jalan setelah kejadian.
Hingga kini, penyebab pasti insiden tersebut belum diketahui. Kepolisian Johor disebut belum menyampaikan keterangan resmi mengenai faktor yang menyebabkan komponen roda belakang kendaraan terlepas.
Sejumlah spekulasi berkembang di media sosial terkait kemungkinan penyebab kejadian, mulai dari pengereman mendadak hingga dugaan gangguan mekanis pada komponen kendaraan. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebelum dilakukan pemeriksaan teknis.
Insiden terbaru ini juga kembali mengingatkan pada kasus Omoda 5 yang pernah terjadi di Malaysia. Sebelumnya, Chery melakukan penarikan kembali atau recall terhadap kendaraan yang berpotensi mengalami persoalan pada komponen as roda belakang.
Dalam kasus sebelumnya, investigasi internal Chery menemukan adanya masalah pada proses pengelasan akibat kalibrasi mesin las otomatis di fasilitas produksi. Dari kendaraan yang terdampak, sebanyak 60 unit Omoda 5 yang diproduksi pada Agustus 2023 disebut ditarik dari pasar.
Chery sebelumnya juga telah menyampaikan status inspeksi dan penyebab kerusakan kepada Kementerian Transportasi Malaysia sebagai bagian dari penanganan kasus tersebut.
Sementara untuk insiden terbaru, Chery belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab maupun hasil pemeriksaan kendaraan. Karena itu, diperlukan investigasi teknis untuk memastikan apakah kejadian tersebut memiliki keterkaitan dengan persoalan pada kasus sebelumnya atau disebabkan faktor lain.
Bagi konsumen, insiden ini menjadi pengingat pentingnya memastikan kondisi kendaraan, khususnya komponen yang berkaitan langsung dengan keselamatan, melalui pemeriksaan dan perawatan berkala sesuai rekomendasi pabrikan.

