Resto Korea di Bandung Hentikan Operasional Sementara, Pasca Dugaan Keracunan Makanan
88 SEO 23 Paskal Bandung menutup sementara operasional untuk sanitasi menyeluruh dan evaluasi SOP setelah muncul laporan gangguan kesehatan pelanggan.
INFOBAIK I BANDUNG – Upaya memperkuat keamanan dan kenyamanan pelanggan menjadi fokus 88 SEOUL di 23 Paskal Bandung setelah muncul laporan sejumlah pelanggan mengalami gangguan kesehatan usai berkunjung ke restoran tersebut.
Manajemen 88 SEOUL mengambil langkah antisipatif dengan menghentikan sementara operasional gerai pada 7-8 Oktober 2026. Masa penutupan dimanfaatkan untuk melakukan pembersihan dan sanitasi menyeluruh sekaligus mengevaluasi proses serta standar operasional restoran.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian sembari proses penelusuran oleh pihak terkait masih berlangsung. Manajemen juga menegaskan komitmennya untuk kooperatif dalam proses pemeriksaan dan memberikan perhatian terhadap pelanggan yang telah menyampaikan keluhan.
"Kepada pelanggan yang mengalami kondisi dan pengalaman yang tidak menyenangkan setelah berkunjung ke 88 SEOUL - 23 Paskal, Bandung, kami menyampaikan permohonan maaf," tulis manajemen 88 SEOUL dalam pernyataannya.
BACA JUGA:Jejak Kuliner Bandung Bertahan Puluhan Tahun, Lima Bakmi Legendaris Ini Masih Diburu
Manajemen menyatakan keamanan, kualitas, dan kenyamanan pelanggan menjadi prioritas dalam penanganan persoalan tersebut. Tim restoran juga terus berupaya menghubungi pelanggan yang telah menyampaikan laporan untuk memastikan kebutuhan mereka mendapatkan perhatian.
88 SEOUL turut menyediakan layanan customer service melalui nomor 0815 1175 9999 bagi pelanggan yang ingin menyampaikan keluhan atau membutuhkan bantuan terkait kejadian tersebut.
Sementara itu, manajemen memberikan klarifikasi mengenai informasi mengenai jumlah pelanggan yang disebut terdampak mencapai 284 orang.
Menurut 88 SEOUL, angka tersebut belum dapat disebut sebagai jumlah pelanggan yang telah terkonfirmasi karena berasal dari informasi yang beredar di media sosial dan belum diverifikasi oleh Dinas Kesehatan maupun berdasarkan keseluruhan laporan yang diterima pihak restoran.
"Berdasarkan informasi yang kami terima dari pihak Dinas Kesehatan per kemarin, terdapat 24 laporan yang telah terverifikasi dan proses penelusuran masih berlangsung," kata manajemen.
88 SEOUL menegaskan tetap berkomitmen mengikuti proses penelusuran yang dilakukan pihak berwenang. Restoran juga menjadikan penutupan sementara sebagai momentum untuk mengevaluasi standar operasional serta memastikan proses sanitasi dilakukan secara menyeluruh sebelum kembali melayani pelanggan.
Langkah tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya penerapan standar keamanan pangan dan evaluasi berkala dalam operasional bisnis kuliner, khususnya ketika muncul laporan kesehatan dari pelanggan.
Dengan proses penelusuran yang masih berjalan, hasil pemeriksaan dari pihak berwenang nantinya diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai penyebab gangguan kesehatan yang dilaporkan serta menjadi dasar perbaikan layanan ke depan.

