Investasi Melesat, Warga Kebanjiran Kerja: 303 Ribu Orang Terserap di Jabar Sepanjang 2025

Investasi Jawa Barat mencapai Rp218,2 triliun dan menyerap 303 ribu tenaga kerja sepanjang 2025, terbesar di Indonesia.

Oct 20, 2025 15:48 · 12 bulan lalu
Investasi Melesat, Warga Kebanjiran Kerja: 303 Ribu Orang Terserap di Jabar Sepanjang 2025
Investasi Melesat, Warga Kebanjiran Kerja: 303 Ribu Orang Terserap di Jabar Sepanjang 2025

INFOBAIK I BANDUNG — Pertumbuhan investasi yang terus meningkat di Jawa Barat membawa dampak nyata bagi masyarakat. Sepanjang Januari hingga September 2025, sebanyak 303.469 warga berhasil mendapatkan pekerjaan baru, seiring melesatnya realisasi investasi Jabar yang mencapai Rp218,2 triliun, tertinggi di Indonesia tahun ini.

Lonjakan investasi tersebut menempatkan Jawa Barat sebagai provinsi dengan penyerapan energi kerja terbesar, dengan peningkatan 4,45 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 290.545 pekerja. Dari total penyerapan itu, 175.385 orang berasal dari investasi dalam negeri (PMDN) dan 128.084 orang dari investasi asing (PMA).

Sebagian besar pekerja terserap di sektor manufaktur dan jasa penunjang industri, termasuk di berbagai kawasan industri di Bekasi, Karawang, Bandung Raya, serta Rebana Metropolitan. Salah satu yang paling menonjol adalah pemanasan 4.500 energi diaktifkan bersertifikat oleh produsen kendaraan listrik BYD di Kabupaten Subang.

Kepala DPMPTSP Jawa Barat, Dedi Taufik, menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin memastikan setiap investasi berbanding lurus dengan peluang kerja bagi warga.

> “Investasi bukan hanya tentang angka, tetapi tentang kesejahteraan masyarakat. Kami ingin setiap rupiah investasi yang masuk mampu menciptakan lapangan kerja, menggerakkan perekonomian daerah, dan memperkuat daya saing Jawa Barat,” ujarnya, Jumat (17/10/2025)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menilai momentum ini harus dijaga. Melalui sistem digital KUJANG (Kumpulan Layanan Perizinan Jawa Barat Terintegrasi), layanan perizinan kini dibuat lebih cepat, transparan, dan efisien. Langkah ini diharapkan membantu pelaku usaha mengembangkan kegiatan investasi di kabupaten/ko

Dedi menambahkan, masuknya investasi baru di kawasan industri seperti Rebana, Bekasi, dan Bandung Raya diyakini akan memperkuat posisi Jawa Barat sebagai pusat pertumbuhan manufaktur nasional sekaligus penopang ekonomi Indonesia.

Dengan pencapaian tersebut, Jawa Barat tidak hanya tampil sebagai provinsi dengan realisasi investasi terbesar, tetapi juga sebagai motor penciptaan lapangan kerja yang memberi harapan baru bagi ratusan ribu keluarga di Tanah Air.