Kadin Jabar Lantik Patrick Saimartua Pimpin Kadin Kabupaten Bekasi 2026–2031
Kepengurusan baru diarahkan untuk memperkuat iklim investasi, sinergi dengan pemerintah daerah, dan pertumbuhan ekonomi.
INFOBAIK I BANDUNG, – Penguatan iklim investasi dan sinergi antara dunia usaha dengan pemerintah daerah menjadi salah satu agenda yang perlu diperhatikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bekasi.
Dalam upaya tersebut, Patrick Saimartua Simanjuntak resmi dikukuhkan sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bekasi periode 2026–2031.
Patrick ditetapkan sebagai ketua setelah pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Mukab) VIII Kadin Kabupaten Bekasi yang berlangsung di Ballroom Hotel Harris Festivalink, Kota Bandung, Rabu (14/10/2026).
Pelaksanaan Mukab VIII tersebut melalui sejumlah tahapan organisasi, mulai dari pengumuman jadwal, penjaringan peserta, hingga penutupan pendaftaran kepesertaan dan calon ketua. Seluruh tahapan disebut mengacu pada Peraturan Organisasi (PO), Anggaran Dasar, dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Kadin.
Usai dikukuhkan, Patrick menyampaikan kunjungan bertajuk Kadin Kabupaten Bekasi Berdikari. Melalui visi tersebut, ia ingin memperkuat peran Kadin sebagai mitra strategis pemerintah daerah sekaligus wadah bagi pelaku usaha dari berbagai skala, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah hingga perusahaan besar.
Menurut Patrick, iklim investasi di Kabupaten Bekasi yang telah berkembang perlu terus diperkuat agar memberikan manfaat lebih luas bagi dunia usaha dan masyarakat.
“Iklim investasi yang selama ini sudah berjalan dengan baik di Kabupaten Bekasi harus terus kita tingkatkan agar jauh lebih baik lagi, sehingga benar-benar membawa manfaat nyata bagi semua pihak,” ujar Patrick.
BACA JUGA: Kadin Jabar Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Ekonomi Kota Depok
Setelah pengukuhan ketua baru, Kadin Kabupaten Bekasi perlu segera menyiapkan struktur kepengurusan dan menyusun program kerja untuk periode lima tahun mendatang.
Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Kelembagaan Kadin Jawa Barat, Agus Vickram, mengatakan, hasil Mukab VIII menjadi tahap awal bagi kepengurusan baru untuk mempersiapkan langkah organisasi selanjutnya.
Menurut Agus, penyusunan struktur organisasi dan program kerja menjadi agenda yang perlu segera ditindaklanjuti guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Kepengurusan baru diharapkan dapat memperkuat koordinasi di internal organisasi sekaligus membangun komunikasi dengan pemerintah daerah dan para pelaku usaha.
Dengan terbentuknya kepengurusan periode 2026–2031, Kadin Kabupaten Bekasi memiliki agenda untuk memperkuat peran dunia usaha dalam mendukung iklim investasi dan aktivitas ekonomi daerah.
Pelaksanaan program kerja selanjutnya akan menjadi bagian penting dalam menerjemahkan visi organisasi menjadi langkah konkret.

