Mengenal Orgasme Squirting pada Wanita
INFOBAIK.ID SAYA BANDUNG,-Orgasme squirting atau orgasme muncrat merupakan salah satu respon vagina wanita saat atau sesudah bercinta maupun masturbasi.
Dikutip dari WebMD, seorang wanita dapat merasakan orgasme squirting ketika beberapa bagian tubuh yaitu g-spot, kelenjar skene (ada di samping saluran kemih bagian luar atau uretra, sering disebut sebagai prostat wanita), dan uretra terangsang secara bersamaan.
Orgasme squirting pada wanita ditandai dengan keluarnya cairan dari vagina dengan volume yang lebih banyak dari biasanya.
Cairan tersebut berwarna bening hingga putih susu yang umumnya mengandung urea (dari cairan urin atau kencing), asam urat, dan kreatin.
Mitos tentang orgasme squirting
Untuk mengetahui lebih lanjut apa itu orgasme squirting pada wanita, yuk ketahui empat mitos berikut.
Orgasme squirting selalu terjadi setelah wanita selesai bercinta
Beberapa pria mungkin berpikir bahwa wanita atau pasangannya bisa melakukan squirting atau orgasme muncrat.
Kenyataannya, orgasme squirting tidak selalu bisa muncul setiap kali bercinta.
Beberapa wanita bahkan sangat jarang bisa orgasme sampai muncrat. Ini merupakan kondisi yang wajar dan tidak berhubungan dengan masalah reproduksi tertentu.
Semua wanita bisa orgasme squirting dengan metode yang sama
Beberapa orang berpikir bahwa orgasme muncrat atau squirting dapat terjadi dengan menerapkan metode yang sama.
Kenyataannya, suatu metode tidak bisa diterapkan untuk semua wanita agar mencapai orgasme squirting.
Selain itu, tidak ada satu metode pun yang bisa membuat wanita orgasme sampai cairan vaginanya keluar dalam jumlah banyak.
Seperti diketahui, kondisi tiap vagina berbeda. Ada vagina tanpa kelenjar skene yang bisa menghasilkan banyak cairan saat ejakulasi.
Squirting hanya terjadi sekali setelah orgasme
Squirting memang merupakan jenis orgasme pada wanita. Meski begitu, cairan ini tak hanya keluar ketika wanita selesai berhubungan seksual atau di puncak orgasme saja.
Beberapa wanita bisa mengalami orgasme berulang kali, mulai saat dia menerima rangsangan, selama penetrasi, dan di puncak orgasme.
Wanita mengeluarkan banyak cairan saat menyemprotkan
Squirting sering dianggap sebagai keluarnya cairan vagina hingga muncrat seperti layaknya air mancur.
Ya, orgasme squirting memang ditandai dengan cairan bervolume banyak setelah wanita merasakan kepuasan secara seksual.
Namun orgasme squirting pada wanita tidak melulu membuat vagina wanita mengeluarkan banyak cairan dan ini merupakan kondisi yang normal.
