Menteri Ekraf Dorong Penguatan Ruang Kreatif Daerah melalui Audiensi dengan FEKRAF Banten
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menegaskan pentingnya penguatan ruang kreatif sebagai fondasi ekosistem ekonomi kreatif daerah dalam audiensi bersama Forum Ekonomi Kreatif Banten. Kolaborasi komunitas dan pemerintah diyakini mampu mendorong PAD, membuka lapangan kerja, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif di Provinsi Banten.
INFOBAIK I JAKARTA, - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya membahas penguatan infrastruktur ruang kreatif sebagai fondasi pengembangan ekosistem ekonomi kreatif di daerah dengan Forum Ekonomi Kreatif Banten (FEKRAF Banten). Menteri Ekraf Teuku Riefky menekankan pentingnya kehadiran ruang kreatif sebagai wadah tumbuhnya komunitas dan kolaborasi antara pelaku kreatif dengan pemerintah.
"Ekraf ini kan banyak lahir dari komunitas. Untuk itu komunitas harus terus semakin dekat dengan pemerintah karena tujuannya sama. Dan kita yakin bahwa kalau ini terus bergulir manfaatnya untuk pemerintah daerah, PAD-nya akan bertambah, lapangan kerja terbuka, dan banyak kegiatan-kegiatan positif dari ekraf," ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky Senin (23/2/2026).
Menteri Ekraf Teuku Riefky menambahkan bahwa potensi generasi muda di berbagai daerah semakin besar dalam menjadikan kreativitas sebagai sumber penghidupan.
"Kita memang melihat sekarang hampir setiap daerah anak-anak mudanya memiliki potensi yang luar biasa. Bukan sekedar hobi, tapi menjadikan ekonomi kreatif ini sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi daerahnya, dan bisa buka lapangan kerja untuk generasi muda. Banten ini merupakan salah satu provinsi yang memprioritaskan pengembangan ekonomi kreatif berdasarkan RPJMN," ungkapnya.
Untuk memperkuat sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah, Kementerian Ekraf telah menyerahkan Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) untuk ditandatangani Presiden. Dokumen tersebut menjadi pedoman strategi dalam menyelaraskan program pengembangan ekonomi kreatif secara nasional.
“Inilah sebetulnya arah sinkronisasi dari pusat hingga daerah. Kami sangat mendukung dan mengapresiasi upaya kolaborasi dengan berbagai sektor dalam _hexahelix_ untuk meningkatkan infrastruktur ekraf di daerah,” lanjutnya.
FEKRAF Banten sebagai wadah pelaku ekonomi kreatif independen di Provinsi Banten menyampaikan aspirasi terkait penguatan ekosistem daerah. Ketua FEKRAF Banten M. Irfan menyebutkan bahwa audiensi ini menjadi momentum untuk memaparkan potensi serta tantangan pengembangan ekonomi kreatif di wilayahnya.
“Kami menyampaikan beberapa permohonan kepada pemerintah untuk mendapatkan dukungan konkret, baik dari sisi kebijakan maupun fasilitas. Dalam hal ini, kami memohon adanya atensi khusus dari kementerian untuk revitalisasi program atau pembangunan _creative hub_ dan _event_ yang representatif di Kota Serang,” ujarnya.
Audiensi ini turut serta dihadiri jajaran pengurus FEKRAF Banten antara lain Ovie Rambo, Nagarjuna, Faris NY, Asep Lopang, Febriansyah, dan Intan Imelda.
Sementara itu Menteri Ekraf Teuku Riefky didampingi Deputi Pengembangan Strategi Ekraf Cecep Rukendi serta Direktur Pengembangan Sistem Pemasaran dan Hubungan Kelembagaan Radi Manggala.
