PLN UIP JBT Energize Jaringan 150 kV Subang

PLN energize jaringan 150 kV Subang Baru sepanjang 26,074 kms untuk memperkuat keandalan listrik dan mendukung kebutuhan industri serta investasi di Jawa Barat.

Sep 13, 2026 12:00 · 24 hari lalu
PLN UIP JBT Energize Jaringan 150 kV Subang
PLN UIP JBT Energize Jaringan 150 kV Subang

INFOBAIK I SUBANG – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (PLN UIP JBT) berhasil melaksanakan energize jaringan 150 kV Subang Baru pada Kamis (10/9) pukul 17.24 WIB. 

Energize meliputi bay line GI 150 kV Subang Baru arah Haurgeulis Line 1 dan arah Sukamandi Line 1, serta dua ruas Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Sirkit 1.

Dua ruas jaringan tersebut terdiri atas SUTT 150 kV Subang Baru Incomer–Haurgeulis Sirkit 1 sepanjang 13,037 kilometer sirkit (kms) dan SUTT 150 kV Subang Baru Incomer–Sukamandi Sirkit 1 sepanjang 13,037 kms. Dengan demikian, total jaringan transmisi yang berhasil di-energize mencapai 26,074 kms.

BACA JUGA: PLN UIP JBT Salurkan Sambungan Listrik Gratis untuk 175 KK di Bandung Barat

Keberhasilan tersebut merupakan bagian penting dari pengembangan GI 150 kV Subang Baru yang secara keseluruhan memiliki kapasitas 3 × 60 MVA. Kehadiran infrastruktur ini akan memperkuat sistem kelistrikan sekaligus meningkatkan kesiapan PLN dalam memasok kebutuhan listrik pelanggan industri dan kawasan yang terus berkembang di Kabupaten Subang dan sekitarnya.

General Manager PLN UIP JBT, Kishartanto Purnomo Putro, mengatakan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan merupakan bentuk komitmen PLN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi di Jawa Barat.

“Energize jaringan 150 kV Subang Baru memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Subang dan meningkatkan kesiapan PLN dalam memenuhi kebutuhan listrik sektor industri. Infrastruktur ini menjadi dukungan nyata bagi pertumbuhan investasi, pengembangan usaha, dan peningkatan daya saing Jawa Barat,” ujar Kishartanto, Jumat (11/9/2026)

Infrastruktur tersebut dipersiapkan untuk mendukung kebutuhan listrik sejumlah pelanggan industri, antara lain VinFast sebesar 20 MVA, PT Taekwang sebesar 20 MVA, dan PT EcoPaper sebesar 17 MVA, serta kebutuhan pelanggan lainnya di kawasan Subang dan sekitarnya.

Menurut Kishartanto, tersedianya infrastruktur kelistrikan yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam memberikan kepastian bagi pelaku usaha yang akan mengembangkan investasi di suatu daerah.

“Bagi PLN, pembangunan infrastruktur ini bukan hanya sekadar pembangunan energi listrik. Lebih dari itu, kami ingin memastikan setiap investasi yang masuk ke Indonesia memiliki dukungan infrastruktur energi yang memadai, sehingga mampu menciptakan lapangan kerja, menggerakkan perekonomian daerah, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya di Jawa Barat,” ungkap Kishartanto.

Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 2 (PLN UPP JBT 2), Husni Wardana, menjelaskan bahwa energize tersebut merupakan hasil dari rangkaian pekerjaan teknis yang dilaksanakan secara bertahap dan terintegrasi.

“Lingkup yang berhasil di-energize terdiri atas dua bay line di GI 150 kV Subang Baru serta SUTT 150 kV Sirkit 1 menuju Haurgeulis dan Sukamandi. Masing-masing ruas memiliki panjang 13,037 kilometer sirkit. Infrastruktur ini akan meningkatkan fleksibilitas penyaluran tenaga listrik sehingga sistem dapat beroperasi semakin optimal dan andal,” jelas Husni.

Pelaksanaan energize tersebut merupakan hasil sinergi antara PLN, pemerintah daerah, mitra kerja, dan masyarakat. Kolaborasi berbagai pihak diperlukan untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan lancar, mulai dari pekerjaan teknis dan koordinasi lapangan hingga dukungan terhadap aspek sosial dan lingkungan di sekitar lokasi proyek.

Husni menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan.

“Keberhasilan energize ini merupakan buah dari sinergi yang kuat antara PLN, pemerintah daerah, mitra kerja, dan masyarakat. Dukungan serta kolaborasi seluruh pihak menjadi faktor penting dalam memastikan pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik, aman, dan sesuai target. Kami menyampaikan apresiasi atas kontribusi semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan proyek ini,” jelas Husni.

Setelah pelaksanaan energize, PLN akan melanjutkan proses penerbitan Sertifikat Laik Operasi (SLO) sesuai dengan tahapan dan ketentuan yang berlaku.

Energize jaringan 150 kV Subang Baru menjadi wujud komitmen PLN dalam menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang andal, adaptif, dan siap menjawab pertumbuhan kebutuhan energi. Melalui penguatan sistem kelistrikan tersebut, PLN turut membangun fondasi bagi pertumbuhan industri, investasi, dan perekonomian masyarakat di Kabupaten Subang serta Jawa Barat.