PT INTI Luncurkan Program Together We Care, Wujud Nyata Inklusi dan Pemberdayaan Difabel Lewat Kolaborasi Pentahelix
PT INTI (Persero) meluncurkan program TJSL “Together We Care” untuk memberdayakan penyandang disabilitas melalui kolaborasi pentahelix bersama Telkom Indonesia, Telkom University, dan BILiC. Program ini fokus pada pelatihan mindset, skillset, dan toolset demi menciptakan inklusi sosial berkelanjutan.
INFOBAIK I BANDUNG, - PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau PT INTI (Persero) menegaskan komitmennya dalam mewujudkan inklusi sosial yang berkelanjutan dengan meluncurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Together We Care: Pendampingan Difabel Inklusif dan Berdaya.”
Program ini resmi dimulai melalui acara kick-off seremoni di Bandung pada Jumat (10/10), menandai langkah strategis PT INTI (Persero) dalam menghadirkan solusi sosial yang berdampak nyata. Inisiatif ini digagas melalui pendekatan kolaborasi pentahelix, yang melibatkan sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media.
Dalam penyelenggaraannya, PT INTI (Persero) menggandeng sejumlah mitra strategis seperti PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Telkom University, Deakin Lancaster University Indonesia, dan Komunitas Bandung Independent Living Center (BILiC).
“Kolaborasi pentahelix ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat inklusi sosial dan membuka peluang setara bagi penyandang disabilitas. Kami ingin memastikan bahwa setiap inisiatif TJSL tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan perubahan nyata di lapangan,” ujar Vice President Corporate Secretary PT INTI (Persero) Gema Alfarisi Deri, Jumat (10/10/2025)
Program Together We Care dirancang untuk berjalan selama tiga bulan dengan pendekatan pelatihan 3-Set Framework, yaitu Mindset, Skillset, dan Toolset.
Pendekatan ini menjadi fondasi bagi peserta untuk membangun pola pikir positif, mengasah keterampilan relevan, dan mempraktikkan kemampuan yang telah dipelajari melalui dukungan nyata dari berbagai pihak.
Pertemuan pertama program ini diisi dengan sesi konseling bersama psikolog dari Telkom University, yang menghadirkan suasana interaktif dan inspiratif. Para peserta, yang merupakan penyandang disabilitas dari berbagai latar belakang, tampak antusias dan bersemangat mengikuti kegiatan.
“Antusiasme tinggi dari peserta pada pertemuan pertama menunjukkan bahwa program ini langsung mampu menarik perhatian dan memotivasi mereka untuk belajar dan berkembang,” tambah Gema Alfarisi Deri.
Untuk memastikan hasil yang berkelanjutan, Together We Care menghadirkan rangkaian pelatihan komprehensif, di antaranya:
Pelatihan Literasi Digital: Membekali peserta kemampuan membuat konten kreatif untuk mendukung pemasaran produk digital inklusif.
Pelatihan Public Speaking: Meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan berbicara di depan umum.
Aksi Lingkungan Daur Ulang: Mengubah bahan bekas seperti baju kantor menjadi produk bernilai guna.
Konseling dan Penguatan Diri Lanjutan: Membantu peserta memahami potensi diri, mengelola emosi, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja maupun wirausaha.
Melalui pelatihan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun kepercayaan diri, kemandirian, dan kemampuan sosial untuk berperan aktif di masyarakat.
Program Together We Care bukan sekadar inisiatif sosial, melainkan juga cerminan transformasi humanis PT INTI (Persero) sebagai BUMN yang terus beradaptasi dengan tantangan zaman.
Dengan fokus pada pemberdayaan komunitas difabel, perusahaan ini berupaya menanamkan nilai keberlanjutan dan empati sebagai bagian dari budaya korporasi.
“Sebagai perusahaan yang sedang gencar melakukan transformasi, PT INTI (Persero) ingin memastikan setiap langkah memiliki dampak sosial positif. Together We Care diharapkan menjadi inspirasi bagi BUMN lain untuk turut menghadirkan program inklusif dan berdaya,” kata
Melalui dukungan lintas sektor dan implementasi pendekatan 3-Set yang berorientasi pada hasil, Together We Care diyakini dapat menjadi model pemberdayaan inklusif berbasis kolaborasi pentahelix yang mampu direplikasi di berbagai daerah di Indonesia.
Dengan semangat “Inklusif, Mandiri, dan Berdaya”, PT INTI (Persero) tidak hanya menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga menanamkan semangat kesetaraan dalam setiap langkah transformasinya.
