Rekor! 1,3 Juta Penumpang Serbu Commuter Line Bandung Saat Lebaran 2026, Ini Titik Paling Padat
KAI Commuter catat 1,3 juta penumpang selama Angkutan Lebaran 2026 di Bandung. Puncak terjadi 23 Maret dengan 87.500 pengguna, rekor tertinggi sepanjang sejarah.
INFOBAIK I BANDUNG,- Gelombang mobilitas masyarakat di Bandung selama Lebaran 2026 benar-benar membludak. KAI Commuter mencatat lonjakan penumpang yang signifikan, bahkan mencetak rekor baru dalam layanan Commuter Line Area 2 Bandung selama masa Angkutan Lebaran (Angleb).
Selama 22 hari periode Angleb, mulai 11 Maret hingga 1 April 2026, total sebanyak 1.318.185 pengguna telah dilayani oleh Commuter Line di wilayah Bandung dan sekitarnya. Rata-rata per hari, jumlah penumpang mencapai 65.909 orang.
Puncak kepadatan terjadi pada Senin, 23 Maret 2026, dengan jumlah pengguna mencapai 87.500 orang dalam sehari. Angka tersebut menjadi rekor tertinggi sepanjang masa Angkutan Lebaran untuk wilayah ini.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda mengatakan bahwa untuk mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat, pengelola mengoperasikan sebanyak 57 perjalanan dengan menyediakan 42.294 tempat duduk per hari di Area 2 Bandung.
Lonjakan mobilitas paling signifikan terpantau pada periode libur panjang Lebaran dan cuti bersama, yakni tanggal (22-25/03). Pada periode empat hari tersebut, total volume pengguna mencapai 341.763 orang. Sedangkan pada masa posko Angleb (13-30/03) jumlah pengguna Commuter Line di angka 1.225.677 orang.
“Mayoritas pengguna pada periode ini memanfaatkan Commuter Line lokal untuk bersilaturahmi ke sanak saudara serta mengunjungi berbagai destinasi wisata unggulan yang berada di sekitar jalur kereta api, seperti Kawasan Bandung,” kata Karina, Selasa (31/3/2026)
Menurutnya, angka pergerakan masyarakat yang meninggi pada masa Angkutan Lebaran tahun ini menunjukkan tingkat kepercayaan yang besar terhadap layanan Commuter Line.
"Kami pun telah mengantisipasi lonjakan ini sejak awal dengan memastikan keandalan sarana, menyiagakan personel ekstra di stasiun-stasiun padat, dan memastikan alur penumpang tetap aman dan terkendali meski volume melonjak tajam,” ujar Karina.
Pergerakan volume pengguna tertinggi untuk perjalanan Commuter Line di Area 2 Bandung dicatatkan oleh Commuter Line Bandung Raya relasi Padalarang-Cicalengka. Stasiun-stasiun yang mencatat volume tertinggi selama periode ini meliputi Stasiun Bandung sebanyak 179.619 orang, Stasiun Cicalengka 140.488 orang, Stasiun Cikarang 139.326 orang, Stasiun Padalarang 104.989 orang dan Stasiun Rancaekek 88.645 orang.
Selain itu, stasiun integrasi antarmoda di Area 2 Bandung juga memiliki berbagai peran, di antaranya Stasiun Padalarang yang terintegrasi dengan Kereta Cepat Whoosh, dan Stasiun Bandung yang juga membuktikan perannya terhadap kemudahan konektivitas antarmoda seperti Bus Metro Bandung, Bus Damri dan juga angkutan umum kota (Angkot) serta transportasi online.
Secara operasional, angka 1.318.185 orang ini menorehkan catatan positif. Realisasi volume pengguna selama Angkutan Lebaran 2026 ini mencapai 96% dari proyeksi awal yang telah ditetapkan perusahaan sebanyak 1.366.941 orang.
“Masih ada 2 hari lagi masa Angleb tahun ini. Angka ini akan terus naik seiring dengan selesainya masa Angleb di tanggal 1 April 2026,” katanya
Karina juga menyampaikan apresiasi mendalam atas kelancaran operasional selama periode ini.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengguna yang setia mempercayakan perjalanannya bersama Commuter Line Lokal. Pencapaian ini tentu tidak lepas dari dukungan seluruh stakeholders, aparat kewilayahan, serta dedikasi petugas di lapangan. KAI Commuter akan terus berkomitmen menghadirkan layanan yang tidak hanya aman dan terintegrasi, tetapi juga ramah bagi seluruh kalangan pengguna,” pungkasnya
